Danlanal Banyuwangi Dianugerahi Gelar Penguasa Samudera oleh Suku Mandar

oleh -378 Dilihat
2085cc59 be79 4510 b25b 65e3c78ab359
Penyerahan anugerah penghormatan kepada Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Hafidz, M.Tr.Opsla. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi, Letkol Laut (P) Hafidz, M.Tr.Opsla dianugerahi gelar kehormatan oleh Suku Mandar Banyuwangi. Penyematan anugerah kehormatan itu berlangsung di Museum Mini Kampung Mandar.

Dalam prosesi adat yang dipimpin oleh Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Banyuwangi, H. Nurmansyah, Danlanal Banyuwangi dianugerahi gelar kebangsawanan “Daeng Sasiq” atau “Sang Pejuang Penguasa Samudera”.

Menandai sebuah penghormatan tinggi atas jasa dan dedikasinya terhadap masyarakat Banyuwangi.

Gelar ini bukan sekadar simbol, melainkan sebuah pengakuan atas kepemimpinan dan kontribusi Danlanal dalam menjaga keamanan maritim serta menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat Mandar.

Dalam sambutannya, Danlanal Banyuwangi Hafidz, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.

Dia menegaskan bahwa gelar kebangsawanan ini merupakan amanah besar yang akan selalu dijaga dengan sebaik-baiknya. Danlanal juga berkomitmen untuk terus mempererat tali silaturahmi, saling membantu, dan mencari solusi bersama dengan masyarakat Mandar.

“Menjadi kebanggaan kami kepada masyarakat Mandar yang masih menjaga dan melestarikan adat, tradisi, dan budaya,” ungkap Danlanal usai menerima gelar kehormatan, Sabtu (24/8).

Selain itu, Hafidz juga menekankan pentingnya mempertahankan tradisi dan budaya lokal sebagai warisan yang harus dilestarikan. Menurutnya, masyarakat Mandar Banyuwangi adalah contoh sempurna dari komunitas yang mampu menjaga nilai-nilai adat istiadat dengan kuat, meskipun berada di tengah arus modernisasi.

“Saya merasa memiliki kewajiban untuk terus mendukung pelestarian budaya, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Budaya adalah identitas kita, dan menjaga stabilitas di wilayah Banyuwangi serta sekitarnya tidak hanya berarti menjaga keamanan fisik, tetapi juga merawat akar budaya yang kita miliki bersama,” jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Inspektorat Kabupaten Banyuwangi Muhammad Lutfi, Ketua Adat Suku Mandar Banyuwangi Puang Faizal Rizal Daeng Galak, Pelaksana Adat Suku Mandar Banyuwangi Puang Dahliana Daeng Kebok, serta masyarakat Suku Mandar Banyuwangi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.