Dentuman Tengah Malam di Desa Gelam Sidoarjo, Satu Keluarga Selamat dari Ambruknya Rumah

oleh -76 Dilihat
d038443e ffd3 4c1b 8adb 1446b6cb1c84
Rumah Yanuar warga Gelam Candi yang ambruk (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co – Tidur pulas warga Desa Gelam, Candi, Sidoarjo, pecah oleh suara dentuman keras pada Selasa (13/1) dini hari. Bukan petir, bukan pula ledakan melainkan atap sebuah rumah yang runtuh, tepat saat penghuninya masih terlelap di dalam.

Yanti, tetangga korban, menjadi saksi kepanikan malam itu. Ia terbangun dengan jantung berdegup kencang setelah mendengar suara reruntuhan yang membuat rumahnya ikut bergetar.

“Suaranya keras sekali, seperti ada ledakan. Saya langsung terbangun dari tempat tidur, pikiran saya cuma satu, takut ada yang tertimpa,” ujar Yanti dengan suara masih bergetar saat mengingat kejadian tersebut, Kamis (15/1).

Dalam gelapnya malam, Yanti melihat rumah milik Yanuar Supartono sudah porak-poranda. Tembok samping ambles, atap runtuh, dan puing bangunan berserakan. Kepanikan makin menjadi saat ia menyadari keluarga Yanuar masih berada di dalam rumah saat kejadian.

“Saya teriak-teriak manggil nama mereka. Alhamdulillah satu per satu keluar, masih lengkap. Itu seperti keajaiban,” tuturnya.

60b94017 3da4 4bb6 80f5 9ed8262fd4e9
Rumah Yanuar warga Gelam Candi yang ambruk (Achmad Adi Nurcahya)

Menurut Yanti, hujan deras yang mengguyur sejak sore hari diduga menjadi pemicu musibah tersebut. Aliran air di saluran samping rumah korban terus menggerus tanah hingga akhirnya tembok tak lagi mampu menahan beban bangunan.

“Airnya besar sekali, ngalir deras di samping rumah. Nggak nyangka malamnya langsung ambruk,” katanya.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, rumah berukuran sekitar 5 x 10 meter tersebut kini tak lagi bisa dihuni. Yanuar beserta istri dan dua anaknya terpaksa mengungsi dan menumpang kos demi keselamatan.

Pagi harinya, Yanti bersama warga sekitar kembali ke lokasi, membantu mengeluarkan sisa barang yang masih bisa diselamatkan. Rasa syok masih tampak jelas di wajah keluarga korban.

“Rumah bisa dibangun lagi, tapi nyawa itu yang utama. Kami semua bersyukur mereka selamat,” ucap Yanti.

Hingga kini, rumah milik Yanuar masih tampak tanpa atap. Rangka bangunan berdiri seadanya, menjadi saksi bagaimana satu keluarga bertahan setelah kehilangan tempat bernaung dalam sekejap. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.