Dewan Gerah Akibat Maraknya Pedagang Liar di Pasar Induk Among Tani Kota Batu

Reporter: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal
oleh -263 Dilihat
Ketua Komisi C DPRD Kota Batu Khamim Tohari. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Bermunculannya pedagang liar di titik fasilitas umum (fasum) Pasar Induk Among Tani membuat menjadi gerah DPRD Kota Batu. Wakil rakyat bahkan akan memanggil UPT Pasar Batu sebagai pengelola Pasar Induk Among Tani.

Ketua Komisi C DPRD Kota Batu Khamim Tohari menyatakan, maraknya pedagang liar menyebabkan keresahan bagi pedagang lain yang sudah terdaftar di Pasar Induk Among Tani. “Ini dikhawatirkan nantinya menimbulkan masalah baru dalam pasar,” kata Khamim, Jumat (21/6).

Baca juga:  Momen Liburan Waisak, Wahana Wisata di Kota Batu Panen Pengunjung

Menurut Khamim, keberadaan pedagang liar tersebut tidak boleh terjadi. Dia pun merasa heran karena pasar tersebut dalam pengawasan dinas terkait. “Yang jelas pedagang di lokasi yang bukan penempatan dinas maka jelas itu tidak boleh,” tegas Khamim.

Politisi PDIP itu juga membeberkan bahwa hal tersebut harus diruntut peristiwanya karena dikhawatirkan akan terjadi kamuflase pedagang liar di sekitar pasar. Akibatnya mereka berjualan tanpa izin dan tidak pada tempat semestinya.

Baca juga:  Ini Tempat Wisata Menarik di Kota Batu saat Akhir Pekan dan Libur Sekolah

Khamim menegaskan, pedagang liar yang tak tertib bukan pedagang dari pasar induk yang berkontribusi pada pendapatan daerah. Karena itu, pengawasan petugas dan kesadaran pedagang harus lebih ditingkatkan untuk menghindari permasalahan serius.

“Sehingga harus sesuai data yang kami terima. Tempat itu harusnya tempat streril dari pedagang. Karena pasar dibangun dengan tujuan kemakmuran masyarakat Kota Batu dan rasa keadilan harus dikedepankan,” ujarnya.

Baca juga:  Didik Optimistis Dapat Rekom PDIP Mengikuti Pilkada Kota Batu 2024

Khamim mengingatkan agar pembiaran jangan sampai mementingkan dan menguntungkan segelintir orang tertentu, sehingga konsep transparansi bisa tetap terjaga di lingkungan pasar. “Saya wanti-wanti jangan ada permainan dari pihak manapun atas munculnya pedagang liar ini,” tegasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.