KabarBaik.co- Komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) kembali beraksi di wilayah hukum Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Belum lama publik dihebohkan raibnya empat motor milik mahasiswa peserta KKN, kini kasus curanmor kembali terjadi. Bahkan, pelaku terbilang lebih nekat. Betapa tidak, aksi dilakukan di tengah perayaan HUT ke-80 RI di Desa Jatisari, Kecamatan Tempeh, Minggu (17/8).
Informasi yang dihimpun, seorang pelaku bernama Arifin, warga Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah, Lumajang, berhasil diamankan. Sebelumnya, ia bersama sejumlah rekannya datang ke TKP dan ketahuan hendak mencuri motor Honda Vario milik warga di Desa Tempeh Tengah. Begitu tepergok, kawanan itu berpencar melarikan diri. Nah, Arifin lari ke arah Desa Jatisari dan berusaha menyamar di tengah ratusan penonton gerak jalan.
Namun, penyamaran itu gagal. Pemilik motor yang mengejar berhasil mengenali wajah Arifin di antara kerumunan warga. Seketika, dia berteriak lantang, “Maling!” Teriakan itu spontan memicu kepanikan sekaligus kemarahan warga. Ratusan pasang mata yang awalnya fokus pada gerak jalan unik itu, langsung beralih menyorot ke arah Arifin.
Arifin berusaha lari, Warga dan polisi yang ada di lokasi langsung memburu Arifin. Dalam kondisi terpojok, Arifin sempat mengeluarkan sebilah celurit dari balik bajunya. Dengan mata liar dan nafas terengah, celurit itu diacungkannya ke arah massa dan petugas. Namun, massa yang dalam jumlah banyak berhasil meringkus Arifin.
Tak ayal, kemarahan warga sudah tak terbendung. Dalam video amatir yang beredar, pukulan demi pukulan menghantam tubuh pelaku. Ada yang memukul dengan tangan kosong, ada pula yang menggunakan kayu. Pakian pelaku pun dilucuti hanya tinggal menyisakan celana dalam warna oranye saja.
Polisi dengan dibantu perangkat desa kemudian menarik tubuh Arifin dari kerumunan warga. Tapi, massa masih terus berupaya melampiaskan amarahnya. Boleh jadi, kejengkelan massa itu lantaran maraknya curanmor di beberapa lokasi yang terjadi sebelum-sebelumnya itu.
Akhirnya, aparat dari Polsek Tempeh berhasil mengevakuasi Arifin yang sudah babak belur. Tubuhnya penuh luka akibat amuk massa. Namun. nyawanya selamat. Dia segera dibawa ke Mapolres Lumajang untuk diamankan sekaligus menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Untoro kepada wartawan membenarkan kejadian tersebut. Dia,mengatakan bahwa dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa kunci T, sebilah celurit, dan motor hasil curian. “Satu pelaku berhasil ditangkap, sedangkan satu lagi masih dalam pengejaran,” ujarnya. (*)






