Dianggap Lebih Aman dari Rokok, Ternyata Ini Efek Samping Memakai Vape Menurut Dokter

oleh -3078 Dilihat
rokok vape
Foto Freepik

KabarBaik.co- Vape atau rokok elektrik digemari banyak orang karena dianggap lebih aman daripada rokok konvensional.

Namun, anggapan tersebut tidak seluruhnya benar. Menurut para dokter, vape tetap memiliki efek samping yang berbahaya bagi kesehatan.

Berikut beberapa efek samping vape menurut dokter:

1. Gangguan Pernafasan

Vape mengandung nikotin dan bahan kimia berbahaya lainnya yang dapat merusak paru-paru dan mengganggu pernafasan. Hal ini dapat menyebabkan batuk kronis, sesak napas, dan bahkan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

2. Kerusakan Jantung

Nikotin dalam vape dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, yang berisiko menyebabkan kerusakan jantung dan stroke.

3. Kanker

Beberapa bahan kimia dalam vape bersifat karsinogenik, yang artinya dapat meningkatkan risiko kanker.

4. Kerusakan Otak

Nikotin dalam vape dapat mengganggu perkembangan otak pada remaja dan meningkatkan risiko kecanduan.

5. Kerusakan Janin

Bagi wanita hamil, vape dapat membahayakan kesehatan janin dan meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, dan cacat lahir.

6. Kecanduan

Vape mengandung nikotin yang bersifat adiktif, sehingga penggunanya dapat menjadi kecanduan dan sulit untuk berhenti.

Tips Menghindari Vape:

1. Pahami Bahaya Vape:

Langkah pertama adalah dengan meningkatkan pengetahuan tentang bahaya vape. Pelajari tentang efek samping vape seperti kerusakan paru-paru, jantung, otak, dan janin, serta risiko kecanduan.

2. Hindari Pemicu:

Kenali situasi atau lingkungan yang membuat anda ingin vape. Apakah saat bersama teman, saat stres, atau saat bosan?

Hindari situasi tersebut atau cari aktivitas lain untuk mengalihkan perhatian.

3. Temukan Alternatif Sehat:

Alih-alih vape, isi waktu luang Anda dengan aktivitas yang sehat dan positif.

Olahraga, berolahraga, bergabung dengan komunitas, atau melakukan hobi baru dapat membantu Anda menjauh dari vape.

4. Cari Dukungan:

Bergabunglah dengan komunitas atau kelompok yang anti vape.

Berbagi cerita dan pengalaman dengan orang lain yang memiliki tujuan sama dapat membantu anda tetap termotivasi.

5. Minta Bantuan Profesional:

Jika anda sulit berhenti vape sendiri, jangan ragu untuk meminta bantuan profesional.

Kesimpulan:

Vape tidak lebih aman daripada rokok konvensional. Vape tetap memiliki efek samping yang berbahaya bagi kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk menghindari penggunaan vape.

Mari jaga kesehatan diri dan orang terkasih dengan menjauhi vape dan rokok.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Lilis Dewi


No More Posts Available.

No more pages to load.