KabarBaik.co – Menara Masjid Agung Darussalam Kota Bojonegoro terbakar karena diduga akibat korsleting listrik. Tingginya bangunan menjadikan warga yang berada di sekitar Alun-alun Kota Bojonegoro hanya bisa pasrah dan menunggu datangnya petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojonegoro.
Burhan, warga Desa Kauman, Kecamatan Kota, Bojonegoro, yang bertempat tinggal di dekat masjid mengatakan, kebakaran tersebut diketahui pada pukul 10.40 WIB, Rabu (19/2). “Tiba-tiba warga berteriak kebakaran. Langsung saya keluar rumah dan saya lihat api telah membakar bagian bawah menara masjid,” jelas Burhan.
Menurut Burhan, api dengan cepat merembet ke bagian atas menara, sehingga warga kesulitan memadamkannya. Dalam waktu kurang dari 10 menit api dengan cepat merembet ke bagian atas bangunan dengan ketinggian kurang lebih 300 meter. “Yang penting kita berusaha memadamkan api sambil menunggu petugas damkar datang,” katanya.
Sementara itu, petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api. “Kita menerima laporan dari takmir masjid pada pukul 10.52 WIB dan sampai ke lokasi pukul 11.00 WIB dan langsung kita lakukan pemadaman,” ujar Siswoyo, kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Kabupaten Bojonegoro.
Siswoyo menyatakan, pihak Damkarmat Bojonegoro mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebaran untuk menjinakkan api yang kian merembet ke atas bangunan. “Tiga unit mobil kita kerahkan, satu mobil pemadam kebakaran dan dua unit truk suplay serta 14 personel kita terjunkan,” papar Siswoyo.
Dalam melakukan pemadaman api, banyaknya warga dan kendaraan bermotor yang terparkir di bahu jalan sepanjang alun-alun menjadikan mobil damkar kesulitan masuk. Api baru dapat dipadamkan setelah petugas Damkarmat berjibaku selama tiga puluh menit.
Sampai saat ini pihak Damkarmat Bojonegoro belum dapat memastikan penyebab terjadinya kebakaran. Namun, pihaknya menduga kebakaran terjadi akibat adanya korsleting listrik pada bagian bawah menara.
“Kita belum dapat memastikan, namun dugaan sementara korsleting Listrik. Sampai dengan saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh pihak Polres Bojonegoro dan kita juga belum dapat mentaksir kerugian akibat terjadinya kebakaran ini,” tandas Siswoyo. (*)







