KabarBaik.co – Sebuah rumah milik warga di Desa Cengkir, Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro, terbakar pada Jumat (5/12) malam. Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik itu menghanguskan bagian depan rumah, kamar tidur, dua unit sepeda motor, serta sejumlah surat berharga.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro, Ahmad Agus, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Heni Sulistyowati sekitar pukul 21.35 WIB.
“Kami menerima laporan pukul 21.35 WIB. Regu Pos Baureno langsung meluncur dua menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 21.46 WIB untuk melakukan pemadaman,” jelas Agus, Sabtu (6/12).
Agus menjelaskan, petugas yang tiba dilokasi langsung memadamkan api serta memutus jalur api agar tidak merembet ke bangunan lain. Api baru berhasil dipadamkan seluruhnya pada pukul 22.30 WIB. Sebanyak dua armada dikerahkan dari Pos Baureno dan Pos Kedungadem dengan total 9 personel.
Rumah yang terbakar diketahui milik Sun’an, seorang wiraswasta yang berdomisili di Dusun Kandangrejo, RT 001/RW 001, Desa Cengkir, Kepohbaru. Jarak lokasi kejadian dari Pos Baureno sekitar 14 km.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Namun kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 150 Juta. Selain itu petugas juga berhasil menyelamatkan lima orang dan mencegah api merambat ke rumah tetangga milik Rudi Harianto yang bernilai sekitar Rp200 juta.
“Alhamdulillah tidak ada kendala di lapangan. Kami juga melakukan sosialisasi kepada pemilik rumah dan warga sekitar terkait pencegahan kebakaran,” tambahnya.
Pihak Damkarmat Bojonegoro kembali mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama pada malam hari ketika banyak perangkat elektronik dibiarkan menyala tanpa pengawasan. (*)







