Diduga Korsleting, Gudang Daur Ulang Plastik di Sukodono Sidoarjo Terbakar Hebat

oleh -640 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 04 at 9.43.29 PM
Gudang Daur ulang plastik terbakar akibat arus pendek (Dok rescue Sukodono)

KabarBaik.co, Sidoarjo– Kebakaran terjadi di Dusun Cumpleng, Desa Bangsri, Sukodono, Sidoarjo, sekitar pukul 18.10 WIB. Gudang daur ulang plastik milik Bayu menjadi sasaran amukan si jago merah.

Petugas rescue Sukodono, Aris Kuswoyo, menjelaskan bahwa timnya langsung bergerak menuju lokasi begitu menerima laporan dari warga terkait kebakaran tersebut.

“Setelah kami mendapatkan laporan bahwa ada kebakaran di Bangsri Sukodono tim rescue Sukodono langsung berangkat menuju lokasi, untuk objek yang terbakar kali ini merupakan gudang daur ulang plastik,” ujarnya, Sabtu (4/4) malam.

Diduga kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik (korsleting) yang kemudian dengan cepat menyulut material plastik di dalam gudang. Sifat bahan yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Warga sekitar sempat berusaha melakukan pemadaman awal dengan alat seadanya sebelum petugas datang ke lokasi kejadian.

Tim Pemadam Kebakaran (PMK) dari Posko Sukodono dan Buduran dikerahkan dengan tiga unit mobil pemadam untuk menjinakkan api yang terus membesar.

Setelah upaya pemadaman selama lebih dari dua jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 20.20 WIB. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 300 meter persegi.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Petugas memastikan kondisi di lokasi telah aman dan tidak ditemukan titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.