Digelar Perdana, Kontes Lele Lamongan Dimenangkan Ikan Berbobot 10,2 Kg

oleh -23 Dilihat
Kontes Lele Lamongan
Bupati Yuhronur Efendi meninjau Kontes Lele Lamongan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi membuka Kontes Lele Lamongan (Kolela) yang digelar di Lamongan Sport Center, Minggu (8/3). Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kabupaten Lamongan.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menilai, kontes lele menjadi momentum penting untuk memperkuat potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, ikan lele tidak hanya menjadi komoditas perikanan unggulan, tetapi juga telah melekat sebagai bagian dari identitas masyarakat Lamongan.

“Lele merupakan bagian dari sejarah Lamongan yang mengartikan kegesitan dan keuletan. Ikan ini menjadi ikon kebangkitan masyarakat Lamongan karena banyak mata pencaharian warga yang bersumber dari budidaya maupun usaha kuliner lele,” tutur Bupati Yes.

Ia menjelaskan, karakter ikan lele yang gesit dan ulet juga mencerminkan semangat masyarakat Lamongan dalam bekerja dan menghadapi berbagai tantangan.

Kontes lele yang digelar untuk pertama kalinya ini diharapkan mampu memperkuat citra Lamongan sebagai daerah penghasil sekaligus pusat kuliner lele. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Alhamdulillah kontes lele yang digelar pertama kali ini menjadi awal agar Lamongan semakin dikenal hingga ke kancah dunia,” tambahnya.

Kontes lele tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lamongan. Para peserta menampilkan ikan lele terbaik hasil budidaya mereka untuk dinilai oleh dewan juri.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Lamongan Kadam Mustoko mengatakan, Kontes Lele Lamongan merupakan agenda puncak dari rangkaian kegiatan HPN 2026 yang kemudian dilanjutkan dengan awarding.

Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengenalkan ikan lele sebagai produk khas Lamongan kepada masyarakat luas sekaligus meneguhkan posisi daerah tersebut sebagai sentra kuliner pecel lele.

“Ikan lele merupakan ikon khas Lamongan yang menjadi ladang perekonomian bagi sebagian besar warga. Banyak warga Lamongan yang merantau ke berbagai daerah dengan berjualan pecel lele, sehingga kami ingin lebih mengenalkan lagi kepada generasi penerus,” jelasnya.

Dalam kontes lele perdana ini, peserta Toni dari Kecamatan Plosowahyu berhasil meraih juara pertama dengan bobot 10.220 kg. Posisi juara kedua diraih Panji dari Kecamatan Sugio dengan berat 9.975 kg, sementara juara ketiga diraih Ahmad Ihsan dari Kecamatan Mantup dengan timbangan 7.575 kg.

Melalui kegiatan tersebut, potensi perikanan sekaligus kuliner khas Lamongan diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.