Diguyur Hujan Semalam, Ratusan Rumah di Gempol Pasuruan Terendam Banjir

oleh -232 Dilihat
IMG 20251113 WA0000 1
Kondisi banjir genangi pemukiman warga di Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Hujan yang mengguyur sejak Rabu (12/11) sore hingga malam hari di wilayah Kabupaten Pasuruan mengakibatkan ratusan rumah di Desa Gempol, Kecamatan Gempol, terendam banjir pada Kamis (13/11).

Banjir yang merendam pemukiman di lingkungan Tanjung dan Perumahan Gempol Citra Asri (GCA) ini disebabkan dari saluran yang tidak menampung air hujan. Selain itu juga karena kurangnya resapan di lingkungan tersebut.

Hadi Suar, relawan bencana Kecamatan Gempol menyampaikan, hingga pagi ini ketinggian air bervariasi mulai dari 30 sampai 50 sentimeter. Kejadian ini membuat aktivitas warga terganggu.

“Banjir di wilayah ini jadi langganan setiap musim penghujan. Air saat ini sampai 50 sentimeter, warga terganggu saat berangkat kerja,” kata Hadi.

Salah satu warga yang tinggal di kompleks perumahan GCA mengungkapkan bahwa banjir datang sejak malam hari, setelah hujan seharian mengguyur wilayah Gempol dan sekitarnya. “Sejak tadi malam banjir sudah datang hingga pagi ini belum surut, kegiatan warga terganggu dengan jalan perum terendam banjir,” ucap Lia.

Dengan kejadian bencana banjir yang terjadi setiap musim penghujan, warga berharap pemerintah dapat mengambil tindakan dengan melakukan perbaikan saluran. “Pemerintah daerah harus bisa mengambil langkah-langkah dalam mengatasi banjir, soalnya tiap musim hujan jadi langganan,” harapnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.