KabarBaik.co, Nganjuk – Tim Unit Reaksi Cepat Penanganan Jalan dan Jembatan (URC PJJ) Dinas PUPR Nganjuk memperbaiki ruas Jalan Watudandang–Gondanglegi, Prambon, sepanjang 8,5 km. Perbaikan difokuskan pada titik-titik berlubang yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dan pengguna jalan.
“Tim URC PJJ bergerak segera setelah menerima laporan dan hasil monitoring lapangan. Dengan dukungan peralatan lengkap serta personel terlatih, proses perbaikan dilaksanakan secara sistematis agar hasilnya maksimal dan tahan lama,” jelas Kepala UPTD Tanjunganom, Eko Sandhy Yudha, Kamis (19/8)
Kondisi kerusakan dinilai cukup mengganggu, terutama pada musim penghujan ketika lubang tertutup genangan air dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Perbaikan yang dilakukan sebelum kerusakan semakin parah juga diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, serta mobilitas harian masyarakat di wilayah Prambon dan sekitarnya.
“Dalam pelaksanaannya, perbaikan menggunakan emulsi CRS-2 sebagai bahan perekat utama untuk memastikan daya lekat kuat antara permukaan jalan lama dengan material tambalan. Selain itu, digunakan pula material Coldmix Asbuton (CPAC) yang dinilai efektif untuk metode tambal cepat,” ungkap Eko Sandhy Yudha
Material Coldmix Asbuton (CPAC) dipilih karena praktis dalam aplikasi serta memiliki ketahanan baik terhadap beban kendaraan dan perubahan cuaca. Tahapan pekerjaan dilakukan secara terstruktur mulai dari pembersihan lubang dari material lepas dan kotoran, penyemprotan emulsi CRS-2, penghamparan material tambalan, hingga proses pemadatan.
Dengan metode tersebut, permukaan jalan kembali rata, kokoh, dan nyaman untuk dilalui. Setelah perbaikan selesai, permukaan jalan yang tadinya berlubang kini siap digunakan kembali.
Eko Sandhy Yudha menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang sigap, profesional, dan berpihak pada keselamatan masyarakat.
“Saya juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kemantapan jalan dengan merawat bahu jalan dan lingkungan sekitar agar tidak lebih tinggi dari badan jalan,” pungkasnya. (*)






