KabarBaik.co, Sidoarjo – Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem parkir di kawasan Alun-alun Sidoarjo menyusul lonjakan jumlah pengunjung sejak dibuka kembali pada Minggu (1/2). Tingginya antusiasme masyarakat membuat kapasitas parkir yang tersedia tidak lagi mampu menampung kendaraan pengunjung.
Kepala Dishub Sidoarjo, Budi Basuki, menegaskan bahwa keterbatasan lahan parkir menjadi temuan utama dalam hasil evaluasi awal. Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan alun-alun.
Berdasarkan evaluasi Dishub, kemacetan yang sempat terjadi bukan disebabkan oleh arus kendaraan yang melintas, melainkan akibat penumpukan kendaraan pengunjung yang tidak tertampung di kantong parkir resmi.
Sebagai tindak lanjut evaluasi, Dishub Sidoarjo menyiapkan langkah cepat dengan melakukan koordinasi lintas instansi untuk menambah kapasitas parkir sementara. Sejumlah lahan milik pemerintah di sekitar alun-alun disiapkan sebagai alternatif parkir guna mengurai kepadatan.
Adapun titik yang masuk dalam rencana pemanfaatan antara lain halaman Sekretariat DPRD Sidoarjo, lahan kosong di depan Kantor Disporapar Sidoarjo, serta area Sekretariat Daerah (Setda) Sidoarjo.
“Kami mengevaluasi bahwa parkir menjadi persoalan utama. Karena itu kami akan berkoordinasi dengan instansi yang memiliki lahan cukup luas di sekitar alun-alun untuk dijadikan kantong parkir tambahan,” ujar Budi Basuki, Selasa (3/2).
Menurut Budi, lonjakan pengunjung paling signifikan terjadi pada akhir pekan. Meski kondisi lalu lintas masih relatif terkendali, Dishub menempatkan pembenahan sistem parkir sebagai prioritas utama hasil evaluasi.
“Kalau hanya mengandalkan kapasitas parkir yang ada sekarang jelas tidak mencukupi, terutama saat weekend. Ini menjadi fokus evaluasi dan pekerjaan rumah kami,” pungkasnya. (*)






