KabarBaik.co, Jombang – Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang menggelar operasi gabungan perparkiran di sepanjang jalur protokol atau Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), guna meningkatkan ketertiban dan kenyamanan di pusat kota.
Operasi ini menyasar tiga ruas jalan utama, yakni Jalan Gus Dur, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan KH Wahid Hasyim. Kegiatan melibatkan lintas instansi, mulai dari Dinas Kominfo, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Satpol PP.
Kepala Dinas Perhubungan Sugianto melalui perwakilannya, Bambang Tedjo, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata bertujuan menertibkan secara administratif, tetapi juga sebagai sarana edukasi kepada masyarakat.
“Kami hadir untuk mengajak warga kembali memahami pentingnya ruang publik yang tertib dan nyaman. Parkir yang tertib adalah bentuk kontribusi nyata masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama,” kata Bambang dalam keterangannya, Jumat (30/1).
Ia menambahkan pendekatan yang dilakukan bersifat persuasif dan humanis. Petugas juga mengingatkan para pelaku usaha serta pedagang kaki lima (PKL) agar tidak menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan karena merupakan hak pejalan kaki.
Selain menata parkir kendaraan, tim gabungan turut melakukan pendataan terhadap PKL yang beraktivitas di kawasan KTL. Pendataan ini dilakukan secara rutin untuk mencegah penambahan pedagang yang berpotensi menyempitkan ruas jalan dan mengganggu estetika kota.
Dishub berharap, melalui operasi gabungan ini, hak pejalan kaki dapat terpenuhi dan arus lalu lintas di pusat kota menjadi lebih lancar.
“Ketertiban bukan soal takut pada petugas, tetapi tentang kesadaran dan rasa cinta pada Jombang agar tetap menjadi rumah yang nyaman bagi semua,” pungkas Bambang. (*)






