Disnaker Sidoarjo Selidiki Kasus Penyiksaan TKI Asal Kecamatan Candi di Kamboja

oleh -1258 Dilihat
Ilustrasi

KabarBaik.co – Kasus penyiksaan terhadap seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kecamatan Candi, Sidoarjo, menjadi sorotan setelah sebuah video viral di media sosial. Dalam video tersebut, TKI yang bekerja di Kamboja itu mengaku telah disiksa dan dipaksa menjadi admin pinjaman online (pinjol). Kondisinya terlihat memprihatinkan, sehingga menimbulkan keprihatinan publik, termasuk pihak pemerintah.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sidoarjo, Ainun Amalia, menegaskan bahwa pihaknya kini tengah melakukan investigasi mendalam terkait kasus ini. Disnaker telah berkoordinasi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) guna mempercepat proses penjemputan TKI yang menjadi korban di luar negeri. Menurut Ainun, keselamatan pekerja migran tersebut adalah prioritas utama saat ini.

“Kami akan bergerak cepat. Koordinasi dengan BP2MI dan lembaga terkait lainnya akan segera dilakukan. Kami juga akan memastikan apakah TKI tersebut berangkat melalui jalur resmi atau ilegal,” ujar Ainun saat ditemui di kantornya pada Rabu (18/9).

Pihak Disnaker juga mengungkapkan bahwa ada dugaan kuat bahwa TKI tersebut diberangkatkan melalui jalur ilegal. Jika terbukti, Disnaker Sidoarjo bersama pihak kepolisian akan segera mengambil tindakan tegas terhadap agen atau penyalur yang terlibat dalam pemberangkatan ilegal ini. Ainun menambahkan bahwa investigasi ini tidak hanya bertujuan untuk menghukum pihak yang bersalah, tetapi juga mencegah agar kasus serupa tidak terjadi di masa depan.

“Kami tidak akan membiarkan ada warga Sidoarjo yang kembali terjebak dalam situasi yang sama. Pengawasan terhadap agen tenaga kerja akan diperketat,” tegas Ainun.

Kasus ini juga mengundang perhatian masyarakat luas, terutama karena maraknya kasus serupa di berbagai negara. Tidak hanya di Kamboja, penyiksaan terhadap TKI juga dilaporkan terjadi di beberapa negara lain. Hal ini mendorong Disnaker untuk segera memverifikasi data keberangkatan tenaga kerja asal Sidoarjo guna memastikan legalitas proses migrasi tenaga kerja ke luar negeri.

“Kami akan memperketat pengawasan, termasuk memastikan data keberangkatan tenaga kerja yang sah dan legal. Verifikasi ini sangat penting untuk melindungi hak-hak pekerja migran,” lanjut Ainun.

Di sisi lain, sejumlah organisasi sosial di Sidoarjo turut mengutuk keras tindakan kekerasan yang dialami TKI tersebut. Mereka mendesak pemerintah untuk memberikan pendampingan hukum bagi korban dan memastikan bahwa para pelaku penyiksaan dapat diadili.

Disnaker Sidoarjo menyatakan bahwa proses penjemputan TKI ini akan segera dilakukan setelah semua prosedur dipenuhi. Selain itu, mereka juga akan menyediakan bantuan pemulihan bagi korban setelah kembali ke Indonesia. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Yudha
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.