Ditahan! Empat Prajurit TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS

oleh -154 Dilihat
ANDRIE YUNUS
Andrie Yunus ()Foto IST)

KabarBaik.co, Jakarta – Empat prajurit TNI diduga terliba kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Keempat prajurit tersebut telah diamankan dan ditahan oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.

Demikian disampaikan Danpuspom TNI Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto dalam konferensi pers di Markas Besar TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026). “Tadi pagi saya menerima dari Dantim BAIS TNI empat orang yang diduga tersangka melakukan kegiatan penganiayaan terhadap saudara Andrie Yunus,” ujar Mayjen Yusri.

Keempat prajurit tersebut kini berada di tahanan Pomdam Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Namun, Mayjen Yusri belum mengungkap peran masing-masing individu maupun motif di balik aksi tersebut. “Kami masih mendalami motifnya secara mendalam,” tegasnya.

Peristiwa penyiraman air keras terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, sekitar pukul 23.37 WIB, di Jalan Salemba I–Talang (dekat Jembatan Talang), Senen, Jakarta Pusat.

Andrie Yunus baru saja menyelesaikan perekaman siniar (podcast) bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 23.00 WIB.

Sebelumnya, pada sore hari (sekitar pukul 15.30 WIB), Andrie sempat menghadiri pertemuan di kantor Celios terkait tindak lanjut investigasi Komisi Pencari Fakta aksi Agustus 2025.

Setelah podcast selesai, Andrie mampir ke SPBU di kawasan Cikini untuk mengisi bahan bakar, kemudian melanjutkan perjalanan pulang menggunakan sepeda motor miliknya.

Saat melintas di Jalan Salemba I menuju Talang, dua orang pelaku (diduga laki-laki) mendekati dari arah berlawanan menggunakan satu unit sepeda motor matic (kemungkinan Honda Beat keluaran 2016–2021). Salah satu pelaku (penumpang) menyiramkan cairan keras ke arah tubuh Andrie, terutama bagian kanan (muka, dada, tangan kanan-kiri, dan mata).

Andrie langsung ambruk di jalan. Ia mengalami luka bakar sekitar 24 persen di bagian tubuh tersebut dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif. Hingga kini, kondisinya masih dalam pemantauan medis.

Rekaman CCTV di lokasi kejadian menunjukkan dua pelaku berboncengan motor memutar balik, mendekati korban secara perlahan, dan melakukan penyiraman tanpa helm pada pelaku penyiram. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.