Ditebas Parang saat Tidur, Polisi Ungkap Kronologi Kakak Adik Dibunuh Sang Ibu di Kota Kediri

oleh -1214 Dilihat
513c5583 2335 40f9 a87a 5f627301ea46
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota Iptu M Fathur Rozikin. (Foto: Oktavian Yogi Pratama)

KabarBaik.co – Kematian dua kakak beradik bernama MB, 13 tahun seorang pelajar MTS dan Binti Munadoro, 7 tahun, pelajar SD asal Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri menjadi perhatian serius jajaran kepolisian.

Apalagi penyebab kedua bocah itu tewas sebab dibunuh oleh ibu kandung mereka bernama Ida. Sang ibu tega menebaskan parang dengan sasaran kepala dua buah hatinya itu saat tertidur pulas di ranjang.

Hal itu diungkap Kasat Reskrim Polres Kediri Kota Iptu M Fathur Rozikin. Ia menyebut, berdasarkan hasil autopsi diketemukan sejumlah luka bacok di kepala, baik di korban laki-laki maupun perempuan.

“Pembacokan dilakukan berulang kali, hal itu dibuktikan dengan dari hasil autopsi ditemukan sebanyak 8 luka bacok di kepala perempuan serta 6 luka bacok di kepala laki-laki,” bebernya, Selasa (3/9).

Kronologi kejadiannya, ketika keduanya tengah tidur pulas di atas kasur tiba-tiba sang ibu bernama Ida langsung menebas keduanya pada Selasa dinihari sekira pukul 03.00 WIB.

Ditengarai, sang suami yang setiap harinya tidur di masjid tak jauh dari TKP tiba-tiba merasakan feeling dan langsung menghampiri kedua anaknya setelah mendengar rintihan suara kesakitan dari dalam rumahnya.

Mendapati firasat yang buruk, sang suami bergegas menuju kamar kedua anaknya. Bak kesambar gledek, ia terperanga melihat anak-anaknya bersimbah darah di atas kasur dan sprei dengan kondisi kepala menganga akibat aksi brutal dan sadis sang ibu.

Kondisi sang ibu saat ini masih dalam keadaan syok dan masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara.

“Sementara belum bisa dilakukan pemeriksaan kejiwaan, jadi menunggu yang bersangkutan nanti pulih dari syok tersebut,” tambahnya. Sang ibu masih syok dan teriak-teriak hingga dokter terpaksa memberikan obat penenang. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.