KabarBaik.co – Kematian dua kakak beradik bernama MB, 13 tahun seorang pelajar MTS dan Binti Munadoro, 7 tahun, pelajar SD asal Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri menjadi perhatian serius jajaran kepolisian.
Apalagi penyebab kedua bocah itu tewas sebab dibunuh oleh ibu kandung mereka bernama Ida. Sang ibu tega menebaskan parang dengan sasaran kepala dua buah hatinya itu saat tertidur pulas di ranjang.
Hal itu diungkap Kasat Reskrim Polres Kediri Kota Iptu M Fathur Rozikin. Ia menyebut, berdasarkan hasil autopsi diketemukan sejumlah luka bacok di kepala, baik di korban laki-laki maupun perempuan.
“Pembacokan dilakukan berulang kali, hal itu dibuktikan dengan dari hasil autopsi ditemukan sebanyak 8 luka bacok di kepala perempuan serta 6 luka bacok di kepala laki-laki,” bebernya, Selasa (3/9).
Kronologi kejadiannya, ketika keduanya tengah tidur pulas di atas kasur tiba-tiba sang ibu bernama Ida langsung menebas keduanya pada Selasa dinihari sekira pukul 03.00 WIB.
Ditengarai, sang suami yang setiap harinya tidur di masjid tak jauh dari TKP tiba-tiba merasakan feeling dan langsung menghampiri kedua anaknya setelah mendengar rintihan suara kesakitan dari dalam rumahnya.
Mendapati firasat yang buruk, sang suami bergegas menuju kamar kedua anaknya. Bak kesambar gledek, ia terperanga melihat anak-anaknya bersimbah darah di atas kasur dan sprei dengan kondisi kepala menganga akibat aksi brutal dan sadis sang ibu.
Kondisi sang ibu saat ini masih dalam keadaan syok dan masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara.
“Sementara belum bisa dilakukan pemeriksaan kejiwaan, jadi menunggu yang bersangkutan nanti pulih dari syok tersebut,” tambahnya. Sang ibu masih syok dan teriak-teriak hingga dokter terpaksa memberikan obat penenang. (*)







