Ditutup 2 Hari Lagi, Baru Segini Jemaah Haji Khusus Lunasi Biaya Haji

oleh -357 Dilihat
Calon jemaah haji akan Indonesia akan bereangkat ke Tanah Suci awal Mei 2025 mendatang.

KabarBaik.co – Pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) bagi jemaah haji khusus akan ditutup pada 7 Februari 2025 mendatang. Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) mencatat hingga kemarin (4/2), sebanyak 8.332 jemaah haji khusus atau sekitar 51 persen telah melunasi biaya haji.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Nugraha Stiawan mengajak jemaah haji yang berhak melunasi untuk segera melakukan pelunasan di sisa waktu yang tersedia. ”8.332 jemaah haji khusus sudah melunasi biaya haji atau sekitar 51 persen,” kata Nugraha Stiawan di Jakarta seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, Rabu (5/2).

Pada tahun ini kuota haji khusus sebanyak 17.680 jemaah. Jumlah ini terdiri atas 3.404 jemaah haji khusus lunas tunda, 12.724 jemaah haji khusus berdasarkan nomor urut porsi berikutnya,177 jemaah haji khusus prioritas lansia (1 persen), serta 1.375 petugas haji (penanggung jawab PIHK, pembimbing, petugas kesehatan).

Menurut Nugraha, mereka yang telah melunasi terdiri atas 2.565 jemaah lunas tunda yang melakukan konfirmasi keberangkatan, 5.711 jemaah yang masuk kuota berdasarkan nomor urut porsi, dan 56 jemaah prioritas lansia.

“Ada juga 2.134 jemaah haji khusus yang melakukan pengisian kuota, namun dengan status cadangan. Sehingga jika dijumlahkan dengan cadangan, total 10.466 jemaah sudah melakukan pelunasan Bipih haji khusus,” jelas Nugraha.

Daftar nama jemaah haji khusus yang berhak melunasi biaya haji telah diumumkan Kemenag pada 23 Januari 2025. Daftar nama tersebut bisa diakses melalui laman dan media sosial Kemenag. Pengisian kuota jemaah haji khusus dilakukan setiap hari kerja mulai 24 Januari-7 Februari 2025.

Jika masih ada sisa, maka akan dibuka kembali pengisian sisa kuota mulai 17-21 Februari 2025. ”Saya minta kepada para Kepala Bidang Haji, agar proses pengisian kuota haji khusus ini harus benar-benar dilakukan sesuai ketentuan,” tandas Nugraha. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.