DLH Kota Malang Tindak Lanjuti Laporan Penumpukan Sampah di Bakalan Krajan

oleh -155 Dilihat
IMG 20260213 WA0031
Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang (DLH) akan menindaklanjuti laporan penumpukan sampah di wilayah Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Informasi tersebut disebut baru diterima oleh dinas terkait.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, mengatakan pihaknya segera melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kondisi Tempat Penampungan Sementara (TPS) di wilayah tersebut. “Sebenarnya info penumpukan sampah di wilayah Bakalan Krajan ini baru masuk. Untuk itu nantinya kami akan cek di lokasi,” ujarnya, Jumat (13/2).

Gamaliel menjelaskan, apabila tersedia lahan untuk pembangunan TPS dan mendapat dukungan dari pihak kelurahan, DLH siap memfasilitasi pembangunan. “Bila memungkinkan dan ada informasi dari Pak Lurah terkait ketersediaan lahan untuk pembangunan TPS, maka akan kami bangunkan,” tambahnya.

Terkait armada pengangkut sampah, ia mengakui saat ini belum ada penambahan unit baru. DLH masih mengoptimalkan armada yang tersedia dengan menambah intensitas pengangkutan. “Untuk penambahan armada dari DLH, saat ini belum ada. Jadi kami masih menggunakan armada yang ada, hanya ruang geraknya atau pengambilannya yang ditambah,” jelasnya.

Ia berharap pada awal tahun mendatang terdapat tambahan armada baru guna meningkatkan pelayanan kebersihan di Kota Malang. Secara ideal, menurutnya, dibutuhkan sekitar lima hingga enam unit truk tambahan. “Saya berharap mudah-mudahan awal tahun ada penambahan armada. Idealnya memang lima sampai enam truk,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.