Dor! Perampok Bersenpi Penembak Warga di Driyorejo Gresik Ditangkap di Sampang

oleh -634 Dilihat
Tersangka F digiring di Mapolres Gresik.
Tersangka F digiring di Mapolres Gresik.

KabarBaik.co, Gresik – Pelarian salah satu pelaku perampokan bersenjata api yang sempat menembak warga di kawasan Driyorejo, Gresik, pada April 2025 silam, akhirnya berakhir. Setelah buron selama berbulan-bulan, pelaku berhasil ditangkap tim Resmob Satreskrim Polres Gresik di wilayah Kabupaten Sampang, Madura.

Pelaku berinisial F, warga Desa Gunungeleh, Kecamatan Kedungdung, Sampang, diamankan saat polisi melakukan penyelidikan dan perburuan terhadap komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jembatan Larangan, Jalan Raya Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo.

Kasus tersebut sebelumnya sempat menghebohkan warga karena pelaku nekat menodongkan senjata api hingga menembak seorang warga yang mencoba menolong korban.

Penangkapan dilakukan oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik yang dipimpin Kanit Resmob Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan. Dari hasil penyelidikan, polisi memperoleh informasi keberadaan para pelaku di wilayah Madura, tepatnya di Kabupaten Sampang.

“Tim Resmob bergerak menuju wilayah Madura dan melakukan hunting di sekitar Jalan Tanjung Batoporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang,” kata Ipda Asyraf, mewakili Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya, Senin (25/5).

Saat dilakukan penangkapan, F berusaha melakukan perlawanan sehingga harus dilumpuhkan dengan tindakan tegas terukur. Beberapa timah panas menembus kaki kanan dan kiri pelaku.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit handphone merek Oppo, helm Honda warna hitam, dan celana jeans biru yang digunakan pelaku saat beraksi.

Kini tersangka telah dibawa ke Mapolres Gresik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara polisi masih memburu pelaku lain yang terlibat dalam aksi perampokan bersenjata tersebut.

Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui terlibat dalam aksi perampokan bersama enam orang lainnya. Lima orang rekan F kini buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Tak hanya itu, F juga mengaku menjadi pelaku yang membawa sekaligus menembakkan senjata api saat aksi berlangsung.

“Pada saat kejadian, tersangka membawa satu pucuk senjata api jenis revolver dan menembakkan ke korban hingga mengenai kaki kanan korban,” lanjut keterangan polisi.

Seperti diberitakan, peristiwa perampokan itu sendiri terjadi pada Senin (14/4/2025) sekitar pukul 12.50 WIB. Korban JR, seorang admin SPBU Damarasih Krikilan, saat itu hendak menyetorkan uang operasional pembelian BBM ke Bank BRI KCP Karanglo, Driyorejo.

Korban berboncengan menggunakan sepeda motor bersama rekan kerjanya sambil membawa uang tunai sekitar Rp 130 juta lebih.

Namun saat melintas di Jalan Raya Desa Krikilan, korban dipepet empat pelaku yang mengendarai dua sepeda motor matik.

Sesampainya di kawasan Jembatan Larangan, pelaku merampas tas kresek berisi uang yang dibawa korban hingga terjatuh ke jalan raya.

Korban sempat berteriak meminta tolong warga. Namun situasi berubah mencekam ketika salah satu pelaku mengacungkan senjata api.

Seorang warga berinisial ISK yang mencoba membantu justru ditembak hingga mengalami luka di kaki kanan. Setelah itu, pelaku membawa kabur uang senilai sekitar Rp 130 juta.

Korban asal Desa Kenongo, Tulangan, Sidoarjo itu sempat menjalani perawatan di RS Petrokimia Gresik.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.