KabarBaik.co, Malang – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Batu membuka Posko PKB Gratis sebagai bentuk khidmat dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, 7-8 Februari 2026.
Posko tersebut berlokasi di Jalan Ijen, tepat di depan Perpustakaan Kota Malang, dan dibuka khusus untuk melayani kebutuhan para jemaah yang datang dari berbagai daerah. Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Batu yang juga pengurus DPC PKB Kota Batu, Muhammad Hasan Abdillah, menegaskan bahwa pendirian posko gratis ini merupakan wujud komitmen DPC PKB Kota Batu dalam memberikan khidmat terbaik kepada Nahdlatul Ulama.
“PKB memiliki keterikatan historis dan ideologis dengan NU karena dilahirkan oleh PBNU. Maka ketika NU memiliki hajat besar seperti Mujahadah Kubro ini, DPC PKB Kota Batu merasa memiliki kewajiban moral untuk turut hadir dan menyukseskan kegiatan,” ujar Hasan, Sabtu (7/2).
Ia menyampaikan, pendirian posko tersebut merupakan inisiatif langsung pengurus DPC PKB Kota Batu yang dilaksanakan atas arahan Ketua DPC PKB Kota Batu sekaligus Wali Kota Batu, Nurochman atau akrab disapa Cak Nur. “Posko ini merupakan inisiatif pengurus DPC PKB Kota Batu yang dilaksanakan atas instruksi Ketua DPC PKB Kota Batu, Cak Nur. Kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut arahan Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, agar seluruh kader PKB senantiasa berkhidmat kepada NU,” jelasnya.
Dalam posko tersebut, DPC PKB Kota Batu menyediakan berbagai fasilitas gratis bagi jemaah, antara lain susu sapi segar khas Kota Batu, wedang kopi, air mineral, serta aneka makanan ringan.
Menurut Hasan, penyediaan susu sapi segar tidak hanya sebagai bentuk pelayanan kepada jemaah, tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan potensi unggulan daerah Kota Batu kepada masyarakat luas. “Susu sapi segar khas Kota Batu kami sajikan sebagai bentuk promosi potensi daerah sekaligus memberikan asupan bergizi bagi para jemaah Mujahadah Kubro,” katanya.
DPC PKB Kota Batu menilai Mujahadah Kubro sebagai bagian dari tradisi spiritual NU yang sarat nilai kebangsaan dan keumatan. “Mujahadah Kubro merupakan ikhtiar langit yang menjadi tradisi NU. Melalui doa bersama ini, kita berharap Allah SWT menurunkan rahmat, keberkahan, dan kekuatan bagi bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan dan ketidakpastian global,” tandas Hasan. (*)







