KabarBaik.co – Anggota Komisi II DPR RI Dapil Jember – Lumajang, Muhammad Khozin menilai efisiensi anggaran bisa menjadi langkah awal dalam memulai reformasi birokrasi yang lebih efektif.
Khozin mengatakan bahwa efisiensi anggaran kerap dianggap sebagai kebijakan yang tidak populis di masyarakat.
“Sekali lagi saya meyakinkan masyarakat bahwa kebijakan efisiensi anggaran bertujuan untuk jangka panjang,” ujar Khozin, Selasa (15/4).
Ia menyampaikan, salah satu tujuannya sebagai langkah strategis untuk menyehatkan ruang fiskal yang ada.
“Jadi saya tekankan esensi efisiensi adalah bukan memotong anggaran, tetapi memaksimalkan anggaran yang ada. Sehingga untuk hal-hal yang penting tidak dilakukan pemotongan,” jelas legislator PKB itu.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pemotongan dilakukan pada aspek yang tidak substansial seperti seremoni, perjalanan dinas, studi banding serta pembelian ATK yang bisa diminimalkan dengan penggunaan teknologi.
Hal tersebut bisa dialihkan ke program yang penting seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Program memiliki dampak luas, tidak hanya kepada anak-anak yang mendapat jatah makan bergizi gratis.
Khozin menambahkan, MBG juga berdampak kepada hal lain seperti membuka lapangan kerja dan sebagainya. (*)






