DPRD, Kominfo, Kadin, dan PRSSNI Jatim Satukan Langkah Perkuat Literasi Digital UMKM

oleh -275 Dilihat
IMG 20250828 WA0010
Dialog Sinergisitas Peningkatan Literasi Masyarakat bertema Transformasi Digital dalam Perdagangan: Peluang dan Tantangan di Graha Kadin Jatim

KabarBaik.co – Transformasi digital kian menjadi tuntutan di berbagai sektor, termasuk perdagangan dan dunia usaha. Menyadari hal tersebut, DPRD Jawa Timur bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jatim, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim, serta Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Jatim menggelar Dialog Sinergisitas Peningkatan Literasi Masyarakat bertema Transformasi Digital dalam Perdagangan: Peluang dan Tantangan di Graha Kadin Jatim, Surabaya, Kamis (28/8).

Ketua Umum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, menegaskan bahwa literasi digital sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Ia menyebut, baru sekitar 45–46 persen UMKM yang memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran.

Angkanya jauh lebih rendah jika ditarik pada sektor produksi, hanya sekitar 15 persen, sementara pemanfaatan digital di bidang keuangan pun masih minim.

“Masih banyak UMKM yang mengelola usaha secara konvensional. Padahal digitalisasi, khususnya di bidang keuangan, bisa memudahkan pemantauan stok hingga pencatatan penjualan. Karena itu, kerja sama dengan Kominfo ini kami arahkan agar literasi digital tidak hanya berhenti di pemasaran, tetapi juga menyentuh aspek keuangan UMKM,” ujar Adik.

Kadin Jatim, lanjutnya, telah melakukan pelatihan literasi digital di berbagai daerah, termasuk bagi kelompok inklusif. Tak hanya pelatihan, evaluasi dan pendampingan berkelanjutan juga dilakukan agar peserta mampu mandiri. Dengan begitu, transformasi digital diharapkan benar-benar berdampak pada peningkatan kapasitas usaha.

Adik juga menyoroti tantangan generasi. Banyak UMKM yang masih dikelola oleh generasi baby boomer belum tersentuh digitalisasi, termasuk dalam pemanfaatan platform live commerce. “Inilah pentingnya pelatihan yang lebih intensif, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan mereka,” tambahnya.

Dalam sambutannya secara virtual, Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menegaskan bahwa perkembangan digital tidak bisa dipisahkan dari pola konsumsi informasi masyarakat. Data Kementerian Komunikasi dan Digital menunjukkan 72,6 persen masyarakat Indonesia kini mengandalkan media sosial sebagai sumber utama informasi. Namun, riset APJII mencatat media sosial justru menjadi kanal paling rawan penyebaran hoaks.

“Kondisi ini mengharuskan masyarakat lebih cerdas dan kritis dalam menggunakan teknologi. Karena itu, peningkatan literasi digital menjadi salah satu fokus Pemprov Jatim untuk menciptakan ruang digital yang sehat,” ujar Sherlita.

Anggota Komisi A DPRD Jatim, Fredi Purnomo, menambahkan, digitalisasi bukan sekadar urusan media sosial atau perdagangan daring. Aspek perlindungan masyarakat dari sisi konten digital juga penting. “Era globalisasi membawa peluang sekaligus jebakan. Literasi digital hadir agar masyarakat tidak mudah terjebak penipuan atau penyalahgunaan teknologi,” tegasnya.

Fredi menilai kolaborasi lintas sektor mutlak dibutuhkan. Pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, hingga komunitas harus bersatu membangun ekosistem digital yang kuat. Menurutnya, UMKM yang berdaya digital akan lebih mudah memperluas pasar, meningkatkan promosi, sekaligus menjaga produk lokal dari gempuran persaingan global.

Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Aptiknas) Jatim, Ageng Permadi, yang juga hadir sebagai narasumber, menyampaikan bahwa di era sekarang setiap perusahaan pada dasarnya adalah perusahaan teknologi. Transformasi digital, katanya, adalah perjalanan tanpa garis akhir

“Yang bertahan bukan yang terbesar, melainkan yang paling cepat beradaptasi. Transformasi digital itu tidak pernah selesai, kalau merasa sudah sampai garis akhir pasti akan tergilas,” ujarnya.

Ageng menekankan, inti dari transformasi digital adalah konsumen. Perilaku pelanggan kini banyak dipengaruhi algoritma digital yang mempelajari kebiasaan pengguna.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.