DPUBM Kabupaten Malang Usulkan Tambahan PJU di Jalur Gondanglegi-Balekambang

oleh -76 Dilihat
IMG 20260504 WA0050
Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma. (Foto: P. Priyono) 

KabarBaik.co, Malang – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang mengusulkan penambahan penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang ruas jalan Gondanglegi hingga simpang Balekambang yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, menyampaikan bahwa usulan tersebut diajukan seiring progres pembangunan jalan yang telah mencapai lebih dari 60 persen. Proyek ini ditargetkan rampung pada Desember 2026.

“PJU sudah mulai disiapkan titik-titik pemasangannya dengan jarak sekitar 50 meter tiap titik. Ini memang lebih rapat dari biasanya demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” ujar pria yang akrab disapa Oong tersebut, Senin (4/5).

Ia menjelaskan, pembangunan ruas jalan Gondanglegi simpang Balekambang terbagi dalam dua paket pekerjaan dengan total panjang mencapai 30,485 kilometer. Paket Lot 16A mencakup ruas Gondanglegi-Wonokerto sepanjang 16 kilometer dengan anggaran Rp167 miliar.

Sementara, paket Lot 16B dari Wonokerto hingga simpang Balekambang sepanjang 14,485 kilometer dengan anggaran Rp 172 miliar. Menurut Oong, proyek pembangunan jalan ini menggunakan pendanaan dari Islamic Development Bank (IsDB) yang difasilitasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum RI.

Usulan tambahan PJU menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur yang sedang dibangun.
DPUBM merencanakan pemasangan sekitar 600 hingga 620 unit PJU di sepanjang ruas tersebut. Seluruh lampu jalan akan menggunakan teknologi tenaga surya (solar cell) yang dinilai lebih ramah lingkungan serta efisien karena tidak membebani biaya energi listrik.

“Untuk ruas yang sudah selesai pengaspalan dan pembangunan drainase, PJU solar cell sudah mulai dipasang,” jelasnya.

Selain penerangan jalan, pemerintah pusat juga berencana menambahkan pohon di sepanjang jalur Gondanglegi–Balekambang. Keberadaan pohon ini diharapkan mampu mendukung pelestarian lingkungan, meningkatkan kualitas udara, serta memperindah kawasan menuju Malang Selatan.

Meski demikian, DPUBM Kabupaten Malang mengingatkan agar pemilihan jenis pohon dilakukan secara cermat agar tidak merusak konstruksi jalan maupun sistem drainase. “Kami sempat mengusulkan tabebuya, namun berpotensi mengganggu konstruksi. Untuk jenis pohon yang akan ditanam, kami masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat,” tandas Oong. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.