KabarBaik.co – Seorang remaja berusia 14 tahun, Muhammad Khoirul Anam, dilaporkan tenggelam di embung Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Bojonegoro. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (11/12) setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari oleh Tim SAR gabungan.
Kejadian ini bermula pada Rabu (10/12) sekitar pukul 13.30 WIB. Ketika itu, korban bersama empat temannya bermain di tepi embung Dusun Gayam RT 03 RW 01 Desa Gayam. Menurut saksi mata, korban sempat masuk dan keluar dari air. Namun saat kembali menceburkan diri untuk kedua kalinya, Irul (panggilan akrab korban) tidak kunjung muncul ke permukaan.
Mengetahui kejadian ini, empat teman korban yang ikut bermain di embung segera berlari mencari bantuan warga setempat. BPBD Bojonegoro yang menerima laporan warga tenggelam segera menindaklanjuti kejadian tersebut. Petugas mencari korban ke beberapa sisi dan area embung.
Pencarian dilanjutkan pada hari kedua, Kamis (11/12). Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Satpol PP, Polri, TNI, Damkarmat, serta relawan seperti LPBINU, Cepu Adventure Blora/KRI, EBR, dan ORARI melakukan penyisiran menyeluruh dari TKP hingga ke aliran sungai terdekat.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Radius ditemukan korban kurang lebih 2 km dari titik TKP,” ujar Kalaksa BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi.
Jenazah Muhammad Khoirul Anam langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Gayam untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. Kejadian tenggelam di embung Gayam ini menjadi peringatan bagi warga dan orang tua untuk meningkatkan pengawasan anak-anak saat bermain di area perairan terbuka. (*)








