KabarBaik.co- Nama Seto Nurdiyantoro dan Erwan Hendarwanto didorong untuk berduet menjadi pelatih PSIM Yogyakarta di Liga 2 2024/2025.
Seto sendiri diketahui sejak beberapa waktu terakhir menepi dari dunia sepak bola profesional karena terjun di dunia politik.
Sedangkan, Erwan Hendarwanto tercatat sebagai pelatih tim sepak bola putra BK PON DIY. Seto dan Erwan bukan wajah baru di PSIM Yogyakarta, karena memiliki sejarah panjang di klub berjuluk Laskar Mataram tersebut.
Keduanya juga sempat bertemu pada momen syawalan dan peringatan HUT ke-94 PSSI yang dilaksanakan oleh Asprov PSSI DIY di Monumen PSSI Yogyakarta, Jumat (19/4) malam.
Seto Nurdiyantoro menyebut meski mendapat dorongan dari suporter, namun sampai saat ini belum ada pembicaraan dengan manajemen klub tersebut.
Menurut pelatih berusia 50 tahun itu, dukungan dari suporter merupakan sebuah doa agar PSIM Yogyakarta naik kasta di musim depan.
Namun, baginya, siapapun yang melatih PSIM Yogyakarta nanti, didoakan agar mampu mewujudkan hal tersebut.
Disinggung apakah dia sudah mendapat izin kembali ke dunia sepak bola, Seto Nurdiyantoro mengaku semua keputusan dalam karirnya selalu didiskusikan dengan keluarga.
Saat Seto terjun didunia politik, ia tidak di sepakbola lagi .
Tapi istri dan anak- anak Seto ikhlas jika Seto kembali terjun ke sepakbola . Karena kata istri dan anak seto sepakbola itu yang utama.
Selain itu, ketika ditanya terkait momentum untuk berduet dengan Erwan Hendarwanto, pelatih asal Kalasan, Sleman itu menyebut coach Erwan adalah pelatih bagus dan sudah kenal sejak lama.
Sementara itu, Erwan Hendarwanto merespon isu duet dirinya dengan Seto Nurdiyantoro di PSIM Yogyakarta di musim depan dengan santai.
Baginya, setiap PSIM Yogyakarta menyiapkan tim untuk berlaga di kompetisi, namanya dan Seto memang selalu santer dirumorkan.
Coach Erwan menyebut, coach Seto merupakan salah satu pelatih muda terbaik yang ada di Yogyakarta saat ini.
Yang terpenting, bagi Erwan, PSIM Yogyakarta harus bangkit dan naik kasta ke Liga 1.
Sebab, bila naik kasta maka beberapa tingkatan ke bawahnya mulai elite pro academy di Yogyakarta semakin hidup dan pembinaan terus berjalan.






