Empat Tahun Berburu, Kolektor Manuskrip Sidoarjo Akhirnya Miliki Alquran Kuno Beriluminasi Emas

oleh -132 Dilihat
74b1ded0 27e3 487d 9496 ed2ff1a6f73a
Pemilik Alquran kuno beriluminasi emas asal Sidoarjo Erwin Dian Rosyidi saat ditemui di kediamannya. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Kecintaan pada manuskrip kuno membawa kolektor asal Sidoarjo, Erwin Dian Rosyidi, mendapatkan Alquran tua beriluminasi emas peninggalan era Raja Pakubuwana IV. Manuskrip langka itu berhasil ia miliki setelah melalui proses panjang selama empat tahun.

Perjalanan itu bermula pada 2020, saat Erwin dihubungi seseorang dari Jakarta yang menawarkan Alquran tulisan tangan warisan keluarga. Sebagai kolektor sejak SMP, ia langsung tertarik pada tawaran tersebut.

“Menurut pemilik sebelumnya, Alquran itu warisan dari ibunya, dari leluhur ibunya. Pemiliknya sendiri tidak berani bertindak tanpa perintah ibunya,” ujar Erwin saat ditemui di kediamannya, Senin (2/3).

Namun proses akuisisi terhambat karena penjual mematok harga hingga Rp 1 miliar. Komunikasi pun terputus dan Erwin sempat diblokir, membuat harapannya pupus sementara.

“Akhirnya ya bagaimana lagi, sempat down waktu itu. Itu perjalanan panjang, empat tahun baru kita dikabari lagi tahun 2024,” tuturnya.

Kesempatan datang kembali pada 2024, saat penjual menghubunginya lagi. Erwin langsung terbang ke Jakarta untuk memastikan kondisi manuskrip tersebut.

“Saya lihat fotonya sama seperti yang dikirim dulu. Saya rasa ini kesempatan emas, langsung saya berangkat ke Jakarta buat transaksi,” ungkapnya.

Erwin menyebut pemilik sebelumnya hanya mengetahui adanya emas pada iluminasi naskah, tanpa memahami nilai sejarahnya. Manuskrip itu selama ini hanya dijaga sebagai warisan keluarga.

“Dia tahu ada emasnya, tapi dia nggak paham sejarah Alquran itu sendiri,” jelasnya.

Setelah mendapatkan manuskrip itu, Erwin langsung berkoordinasi dengan pihak Keraton Surakarta. Ia memastikan naskah tersebut ditulis Ki Atma Perwita atas perintah Pakubuwana IV.

“Kami informasikan bahwa kami menyimpan pusaka Alquran tulisan abdi dalem atas perintah Raja Pakubuwana IV,” katanya.

Keraton Surakarta kemudian mengirim utusan, termasuk ulama abdi dalem atas perintah Sinuhun Pakubuwana XIV Hangabehi. Verifikasi itu memperkuat keaslian manuskrip tersebut.

Kini, bagi Erwin, Alquran beriluminasi emas itu bukan sekadar koleksi, tetapi warisan sejarah. Ia berharap manuskrip langka tersebut dapat terus terjaga dan dilestarikan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.