Era Kolaborasi Bukan Kompetisi Kunci NTB Aman dan Harmonis

oleh -120 Dilihat
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat memberikan sambutan pada giat Apel Siaga Kamtibmas Bulan Ramadan 2026 di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Mataram – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa saat ini merupakan era kolaborasi, bukan lagi era kompetisi. Menurutnya, kerja sama seluruh pihak menjadi kunci dalam menciptakan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang aman, damai, dan harmonis.

“Sekarang adalah eranya kolaborasi, bukan kompetisi. Kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci keberhasilan daerah,” ujar Gubernur NTB, Senin (23/2) saat memimpin Apel Kamtibmas Ramadhan di Polda NTB.

Ia menekankan pentingnya memperkuat sinergi karena tidak ada satu pun institusi yang dapat bekerja sendiri. Dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, peran Babinkamtibmas, Babinsa, Satuan Polisi Pamong Praja, serta aparat kelurahan dan desa dinilai sangat strategis sebagai garda terdepan dalam deteksi dini dan penjaga ketertiban lingkungan.

Menurut gubernur, kehadiran aparat di tengah masyarakat bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pengayom, mediator sosial, dan penguat kohesi sosial. Secara umum, situasi kamtibmas di NTB terpantau kondusif.

Ia mengajak seluruh unsur untuk terus meningkatkan kepekaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, memperkuat komunikasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta mendorong partisipasi warga dalam menjaga lingkungan yang aman dan tertib, khususnya selama Ramadan hingga Idul Fitri.

“Apel ini adalah komitmen bahwa negara hadir menjaga masjid tetap aman, jalanan tertib, ruang digital aman, dan generasi muda terlindungi. Mari kita perkuat sinergi karena Ramadan harus menjadi momentum memperkuat keamanan secara fisik, moral, dan sosial,” tegasnya.

Selain itu Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan menurut gubernur adalah keamanan di titik-titik rawan seperti pusat keramaian pasar, terminal, pelabuhan tempat ibadah serta lokasi kegiatan masyarakat pada malam hari.

Gubernur Iqbal juga meminta dilakukan antisipasi terhadap potensi gangguan seperti balap liar, petasan berbahaya, peredaran minuman keras, menyalahgunakan narkoba serta potensi konflik sosial yang harus ditindak cepat, tegas namun tetap humanis.

Ditambahkan gubernur bulan Ramadan adalah bulan ibadah bulan kedamaian dan bulan penguatan nilai-nilai kebersamaan.

Pemprov NTB ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat NTB dapat menjalankan ibadah dengan aman nyaman dan khusyuk.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murboyo memastikan situasi keamanan selama Ramadan tetap terkendali dan belum ada kegiatan tertentu yang menjadi atensi khusus pihak kepolisian.

“Kita ingin memastikan tempat ibadah dan tempat-tempat umum tetap aman,” ujarnya.

Kapolda Edy juga mengimbau para remaja agar mengurangi kegiatan yang tidak bermanfaat pada malam hari maupun setelah sahur dan mengisinya dengan kegiatan positif.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.