Evakuasi Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya, Nelayan Temukan Jenazah Kedua di Perairan Gilimanuk

oleh -184 Dilihat
Petugas gabungan saat mengevakuasi jenazah kedua diduga korban KMP Tunu Pratama Jaya

KabarBaik.co, Banyuwangi – Sesosok jenazah kembali ditemukan saat pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Jenazah itu merupakan jenazah kedua yang ditemukan selama proses pengangkatan ini berlangsung.

Kasatpolairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi mengatakan, jenazah kedua ditemukan pada Minggu (1/2), beberapa saat setelah jenazah pertama ditemukan.

Berdasarkan informasi jenazah kedua ditemukan oleh nelayan di dekat Pelabuhan LCM Gilimanuk.

“Jenazah kedua ditemukan sekitar pukul 14.25 WITA,” kata Wahyudi.

Jenazah ditemukan dalam keadaan tidak utuh. Hanya saja ada celana yang melekat pada bagian tubuh tersisa. Jenazah tersebut lalu dievakuasi dan dibawa ke RSUD Negara, Bali.

“Jenazah kedua juga ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Jenazah kedua tidak ditemukan identitas. Untuk perkembangan lebih lanjut kami menunggu informasi kepolisian yang ada di Jembrana,” tuturnya.

Jenazah pertama ditemukan sekitar pukul 06.30 diketahui atas nama I Wayan Teja Setiawan alias Wawan, salah satu ABK KMP Tunu asal Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, berdasarkan identitas yang ditemukan.

Meski demikian, tim Disaster Victim Identification (DVI) belum bisa memastikan bahwa jenazah tersebut atas nama bersangkutan. Karena masih harus melakukan pengecekan DNA dan beberapa persyaratan bahwa jenazah tersebut benar-benar adalah Wawan.

“Tapi pihak keluarga sudah meyakini bahwa itu adalah anggota keluarganya. Semalam jenazah sudah kami serahkan, namun masih tanpa nama atau Mr. X,” terang dia.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.