KabarBaik.co – Mengawali hari pertama masuk sekolah pascalibur panjang pada Senin (5/1), Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, melakukan peninjauan mendadak ke SDN Ujung V. Peninjauan ini dilakukan setelah sekolah tersebut terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur Surabaya semalam, hingga menyebabkan kegiatan upacara bendera perdana batal dilaksanakan.
Febrina mengungkapkan bahwa gerak cepat ini didasari oleh laporan dari pihak sekolah serta informasi dari anggota DPRD Kota Surabaya terkait kondisi darurat di lapangan.
“Memang semalam hujan cukup tinggi. Pagi tadi saya mendapatkan info dari teman-teman DPRD dan laporan beberapa Kepala Sekolah. Saya langsung perintahkan tim untuk cek, dan Alhamdulillah siang ini saya bisa meninjau langsung ke sini,” ujar Febrina saat ditemui di lokasi, Senin (5/1).
Kondisi genangan air di SDN Ujung V cukup mengganggu aktivitas siswa. Febrina menegaskan bahwa penanganan masalah ini tidak bisa ditunda, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di awal tahun 2026 ini.
“Ini harus kita ambil langkah cepat. Kita sedang di musim penghujan. Bagaimana caranya jika hujan terjadi sore atau malam hari, maka saat pagi anak-anak masuk, masalah air ini sudah harus selesai secara SOS atau darurat,” tegasnya.
Menanggapi keluhan pihak sekolah bahwa masalah banjir ini sudah terjadi sejak lama bahkan sebelum kepemimpinan kepala sekolah yang sekarang, Febrina memilih untuk fokus pada solusi nyata di masa depan daripada mengungkit kendala di masa lalu.
“Saya tidak ingin bicara soal yang dulu-dulu. Insyaallah, hari ini saya coba berikan yang terbaik. Jangan sampai saat anak-anak mulai sekolah, situasinya darurat seperti ini. Mereka harusnya ada aktivitas pagi, ada masa ibadah, kalau ada genangan kan kasihan,” lanjut Febrina.
Terkait solusi permanen, Kadispendik Surabaya ini akan segera melakukan koordinasi teknis untuk mengecek rencana anggaran perbaikan sekolah.
“Saya akan lihat apakah sudah ada rencana pekerjaan di tahun anggaran 2026 ini untuk SDN Ujung V. Namun yang pasti, langkah emergency (darurat) harus dilakukan secepat mungkin agar proses belajar mengajar tidak terganggu,” pungkasnya.
Langkah responsif Febrina Kusumawati ini diharapkan dapat segera memberikan rasa nyaman bagi para siswa dan guru di SDN Ujung V agar kegiatan belajar mengajar kembali normal di tengah tantangan cuaca ekstrem.(*)






