KabarBaik.co, Surabaya – Di tengah apresiasinya terhadap program ‘Gebyar Diskon’ PAM Surya Sembada, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, juga mengungkap adanya keluhan warga terkait sulitnya akses air bersih.
Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh warga RT 05 RW 01, Kelurahan Genting Kalianak, saat mendatangi ruang Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya guna menyampaikan aspirasi.
Menurut Budi, hingga saat ini warga di kawasan tersebut masih kesulitan mendapatkan pasokan air dari Perumda Air Minum (PAM) Surya Sembada Kota Surabaya.
“Ini kebetulan ada program dari PDAM, tetapi di kawasan Genting Kalianak itu akses pemasangannya terkendala karena harus melewati lahan perusahaan, seperti depo atau fasilitas usaha. Jaraknya pun cukup jauh, bisa lebih dari satu kilometer untuk pemasangan,” ujarnya.
Ia menegaskan apabila kendala tersebut bisa diatasi dan jaringan air bersih berhasil masuk ke permukiman warga, maka hal itu akan menjadi hadiah yang sangat berarti bagi masyarakat setempat.
Lebih memprihatinkan lagi, lanjut Budi, sebagian warga saat ini harus membeli air bersih bahkan ‘mengangsu’ untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Ini menjadi perhatian serius. Ada warga yang untuk mendapatkan air bersih harus membeli, bahkan ada yang masih mengangsu. Padahal air bersih adalah kebutuhan pokok masyarakat,” tegasnya.
Terkait permasalahan di wilayah tersebut, Budi juga menyampaikan bahwa pihaknya berencana melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk melihat kondisi riil di lapangan sekaligus mencari solusi yang tepat.
Budi pun mendorong adanya solusi konkret dari pihak terkait, baik melalui koordinasi dengan perusahaan pemilik lahan maupun upaya teknis lainnya, agar warga tetap bisa mendapatkan akses layanan air bersih secara layak.
Menurutnya, kehadiran negara melalui BUMD seperti PAM Surya Sembada harus benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk warga di wilayah yang memiliki kendala geografis maupun administratif.
“Jangan sampai ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan hak dasar seperti air bersih. Ini harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya. (*)






