KabarBaik.co – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 yang mengguncang wilayah Bawean, Kabupaten Gresik, Sabtu (3/1) pagi, menjadi perhatian masyarakat di tengah meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan, peristiwa gempa ini terjadi dalam waktu berdekatan dengan kejadian tanah longsor di kawasan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Gresik.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 09.12 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 126 kilometer timur laut Tuban, dengan kedalaman 10 kilometer.
Getaran dirasakan masyarakat Bawean pada skala III MMI, namun dinyatakan tidak berpotensi tsunami. Hal itu dikonfirmasi Kepala Pelaksana BPBD Gresik Sukardi.
Ia mengatakan, hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. “Gempa dirasakan warga, namun dampaknya nihil. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan,” ujarnya.
Di sisi lain, BPBD Gresik juga menangani kejadian tanah longsor di sisi selatan jogging track Stadion Gejos. Longsor diketahui pada Sabtu pagi saat petugas keamanan stadion melakukan patroli rutin.
Namun, peristiwa tanah longsor tersebut diperkirakan terjadi setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Gresik pada Jumat (2/1). Longsor tersebut berdampak pada sejumlah fasilitas umum, di antaranya jogging track stadion, pagar pembatas, tempat duduk umum, serta lampu penerangan jalan.
Area terdampak cukup signifikan, dengan panjang longsoran sekitar 70 meter, tinggi 4 meter, dan lebar mencapai 15 meter.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kondisi tanah masih labil dan berpotensi mendekati area stadion jika tidak segera ditangani,” kata Sukardi.
Sebagai langkah awal, BPBD Gresik telah memasang garis pembatas di lokasi longsor serta berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Gresik. BPBD juga merekomendasikan pemasangan dinding penahan tanah serta penanaman pohon berakar kuat untuk mencegah longsor susulan.
BPBD Gresik mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memastikan keselamatan masyarakat dan meminimalkan risiko bencana lanjutan.(*)









