Gempa M 4,9 Guncang Bawean, Longsor Terjadi di Area Stadion Gejos Gresik

oleh -232 Dilihat
9555f75b e0f2 43cc b128 e94784302161 scaled
Kondisi longsor di area Stadion Gejos Gresik. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 yang mengguncang wilayah Bawean, Kabupaten Gresik, Sabtu (3/1) pagi, menjadi perhatian masyarakat di tengah meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan, peristiwa gempa ini terjadi dalam waktu berdekatan dengan kejadian tanah longsor di kawasan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Gresik.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 09.12 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 126 kilometer timur laut Tuban, dengan kedalaman 10 kilometer.

Getaran dirasakan masyarakat Bawean pada skala III MMI, namun dinyatakan tidak berpotensi tsunami. Hal itu dikonfirmasi Kepala Pelaksana BPBD Gresik Sukardi.

Ia mengatakan, hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. “Gempa dirasakan warga, namun dampaknya nihil. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan,” ujarnya.

Di sisi lain, BPBD Gresik juga menangani kejadian tanah longsor di sisi selatan jogging track Stadion Gejos. Longsor diketahui pada Sabtu pagi saat petugas keamanan stadion melakukan patroli rutin.

Namun, peristiwa tanah longsor tersebut diperkirakan terjadi setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Gresik pada Jumat (2/1). Longsor tersebut berdampak pada sejumlah fasilitas umum, di antaranya jogging track stadion, pagar pembatas, tempat duduk umum, serta lampu penerangan jalan.

Area terdampak cukup signifikan, dengan panjang longsoran sekitar 70 meter, tinggi 4 meter, dan lebar mencapai 15 meter.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kondisi tanah masih labil dan berpotensi mendekati area stadion jika tidak segera ditangani,” kata Sukardi.

Sebagai langkah awal, BPBD Gresik telah memasang garis pembatas di lokasi longsor serta berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Gresik. BPBD juga merekomendasikan pemasangan dinding penahan tanah serta penanaman pohon berakar kuat untuk mencegah longsor susulan.

BPBD Gresik mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memastikan keselamatan masyarakat dan meminimalkan risiko bencana lanjutan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.