KabarBaik.co – Polisi mengungkap kronologi kecelakaan beruntun di Jalan Raya Banyuwangi – Jember tepatnya di Desa/Kecamatan Kabat, Kamis (22/1), sekitar pukul 13.15 WIB.
Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan di antaranya truk bermuatan pasir batu (sirtu) bernopol DK 8040 UY, truk bermuatan lonjoran besi bernopol P 9311 UR dan Mobil Toyota Daihatsu Xenia P 1471 YG.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Andi Restu Darmawan menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk sirtu melaju dari arah selatan.
Karena jalan cukup luas, truk kemudian mendahului kendaraan yang ada di depannya dari sisi kiri. Dari sisi kiri truk ini kemudian disalip pengendara motor.
“Karena kaget pengemudi truk sirtu banting setir ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan,” kata Andi.
Nahas, dari arah berlawanan melaju truk bermuatan lonjoran besi dan mobil Xenia. Tabrakan pun tak dapat terelakkan.
“Truk sirtu menabrak truk bermuatan besi yang kemudian menumbuk mobil Xenia,” ujar Andi.
Akibat kecelakaan ini semua kendaraan ringsek. Proses evakuasi bahkan harus melibatkan Damkarmat dan Kantor SAR Banyuwangi karena ada sopir yang terjepit kabin.
“Terkait identitas seluruh korban masih kami data. Dan kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.
Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa menambahkan, proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan peralatan ekstrikasi mengingat posisi korban terjepit cukup parah akibat benturan keras.
“Tim SAR bekerja maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel dan ketelitian dalam proses ekstrikasi. Kondisi kendaraan yang rusak berat menjadi tantangan tersendiri dalam evakuasi,” jelasnya.
Setelah melalui upaya penyelamatan intensif, pada pukul 16.25 WIB korban berhasil dikeluarkan dari kabin namun dinyatakan meninggal dunia (MD) dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD Blambangan Banyuwangi.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Suhaili, 62 tahun, warga Jalan Trunojoyo, Kecamatan Banyuwangi. Ia merupakan sopir truk sirtu.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kerja sama seluruh unsur dalam penanganan kejadian ini,” tutupnya.





