Genap Satu Tahun Dilantik, Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Santuni Anak Yatim dan Pengemudi Ojol

oleh -96 Dilihat
Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Santuni Anak Yatim dan Pengemudi Ojol (Ist)

KabarBaik.co, Surabaya – Genap satu tahun kepemimpinan periode 2025–2030, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menyantuni anak yatim dan pengemudi ojek online (ojol) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (20/2).

Momentum tersebut bertepatan dengan satu tahun pelantikan keduanya oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan perlengkapan sekolah kepada 60 anak yatim serta paket sembako kepada 40 pengemudi ojek online (ojol), termasuk ojol perempuan dan ojol penyandang disabilitas.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut. Para penerima bantuan tampak antusias saat berkesempatan bersalaman langsung dengan Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil sekaligus menerima tali asih sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah. Berbagai doa dan harapan diungkapkan, dalam membersamai kinerja satu tahun Khofifah-Emil dan tahun tahun berikutnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah terlalu terpaku pada hitungan hari atau peringatan formal masa jabatan. Fokus utama, menurut dia, adalah bekerja nyata dan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat Jawa Timur.

“Alhamdulillah, hari ini tanggal 20 Februari, persis satu tahun saya dan Pak Emil dilantik oleh Pak Presiden di Istana Negara waktu itu. Lalu ada yang mengingatkan kita, karena ada beberapa institusi yang akan mengkorfimasi kinerja satu tahun kami,” ujarnya.

Memasuki tahun kedua kepemimpinan, Khofifah menegaskan komitmen untuk terus mengoptimalkan potensi Jawa Timur dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama yang akan terus didorong secara berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pemerataan infrastruktur harus berjalan selaras dengan percepatan penurunan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Dan tentu harapan kita kualitas SDM, pendidikan, kesehatan, infrastruktur semakin membaik. Kemiskinan kita semakin menurun, pertumbuhan ekonomi semakin membaik,” ungkap Khofifah.

Khofifah juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun selama satu tahun terakhir, baik dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, hingga elemen masyarakat. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan daerah.

“Sinergi dari seluruh institusi baik di level lokal, regional, nasional maupun global akan terus dimaksimalkan. Agar apa yang kita harapkan yaitu, kemajuan, kemakmuran dan kedamaian di Jawa Timur bisa kita wujudkan bersama,” harapnya.

Di akhir, Gubernur Khofifah juga memanjatkan do’a bagi keselamatan, kemuliaan dan keberkahan Jawa Timur dan seluruh tamu yang hadir. Tepat di momen bulan suci Ramadhan, ia berharap agar seluruh kerja keras dan amal perbuatan yang dilakukan akan dapat mendapat pahala dari Allah SWT.

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Santuni Anak Yatim dan Pengemudi Ojol (Ist)

“Alhamdulillah momen ini bersamaan juga dengan memasuki Bulan Suci Ramadhan, mudah-mudahan apa yang kita lakukan mendapat ridho, barokah serta imbalan pahala keberkahan kemuliaan dari Allah SWT,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak turut menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun kepemimpinan bersama Gubernur Khofifah. Ia menilai berbagai dinamika kebijakan nasional dan global telah direspons dengan adaptif dan progresif oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Menurut Emil, Gubernur Khofifah mampu menjalankan peran strategis dalam menyukseskan program-program nasional, termasuk agenda prioritas Asta Cita, sekaligus memastikan program pembangunan daerah tetap berjalan optimal.

“Beliau hari ini menjalankan peran untuk mensukseskan program-program nasional asta cita menjadi fokus dari hari ke hari,” ucap Emil.

“Ibu gubernur seperti melakukan dobel gardan dengan mensukseskan program pusat sebaik-baiknya dan melanjutkan program-program pemprov yang merupakan harapan masyarakat,” imbuhnya.

Berbagai gebrakan disebutnya telah dilakukan Gubernur Khofifah diantaranya pemberian penghargaan kepada cabang dinas yang telah 100 persen tidak ada ijazah yang belum terbagikan hingga perluasan koridor Bus Trans Jatim di berbagai daerah.

“Mudah mudahan beliau diberi kesehatan karena kami optimis bahwa Jawa Timur akan semakin maju di bahwa kepemimpinan beliau yang sangat luar biasa,” ungkapnya.

Apresiasi turut disampaikan oleh para penerima bantuan. Adrian Tobing, pengemudi ojol tuna rungu, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Terima kasih banyak atas bingkisannya Ibu Khofifah dan Pak Emil. Semoga Jaya selalu,” katanya.

Hal serupa diungkapkan Zaki, pengemudi ojol tuna daksa, yang berharap ke depan akses dan fasilitas ramah disabilitas semakin diperluas di berbagai ruang publik.

“Terima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada kami. Harapan kedepannya semoga Jawa Timur dapat memperbanyak akses dan fasilitas bagi disabilitas utamanya pengemudi ojol di berbagai lokasi,” ungkapnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.