KabarBaik.co, Mojokerto – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus mendorong percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Upaya tersebut mendapat dukungan dari sektor swasta, salah satunya PT Ajinomoto Indonesia yang menyediakan ratusan slot Halal Self Declare.
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengapresiasi kontribusi perusahaan tersebut dalam membantu pelaku UMKM memperoleh sertifikasi halal. Hal itu disampaikannya dalam acara seremonial yang digelar di kawasan pabrik utama PT Ajinomoto Indonesia, Kamis (30/4).
Dalam kesempatan itu, Bupati Mojokerto yang akrab disapa Gus Barra menyampaikan terima kasih atas sinergi yang telah terjalin antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk kepada PT Ajinomoto yang telah mengupayakan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di Kabupaten Mojokerto ini,” ucapnya.
Menurutnya, langkah ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan UMKM menghadapi kewajiban sertifikasi halal bagi produk yang beredar di pasar domestik.
Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal serta Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal yang akan mulai berlaku pada 18 Oktober 2026.
“Kira-kira Oktober 2026 ini, para pelaku usaha wajib untuk menyertakan sertifikat halal di produk-produknya, Ini aturan pemerintah pusat, oleh karena itu, kami di Pemerintah Kabupaten Mojokerto selalu berupaya untuk melakukan percepatan-percepatan sertifikasi halal, dan bekerjasama dengan lembaga-lembaga halal di Jawa Timur, salah satunya dengan lembaga halal Universitas Airlangga,” terangnya.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto Noerhono, serta mitra sinergi Pemkab Mojokerto di bidang UMKM, termasuk tim dari Pusat Halal Universitas Airlangga dan jajaran pimpinan PT Ajinomoto Indonesia/PT Ajinex International.
Pada hari yang sama, Bupati Mojokerto juga menghadiri peluncuran merek “Giant Banana” di Desa Simbaringin, Kecamatan Kutorejo. Ia berharap inisiatif tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
“Semoga bisa barokah dan memberi manfaat bagi kita semua, terima kasih juga kepada semua pihak yang telah berperan aktif pada panen perdana Giant Banana,” tandasnya.(*)







