Gerakan Nasional Indonesia ASRI, ASN Nganjuk Wajib Ikut Kerja Bakti

oleh -53 Dilihat
Bupati Marhaen saat ikut kerja bakti untuk Indonesia ASRI

KabarBaik.co, Nganjuk – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi memimpin langsung Apel Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dirangkaikan dengan kerja bakti bersama di kawasan Jembatan Kedung Pedet, Kecamatan Nganjuk.

Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, Kapolres, Kejaksaan Negeri, Kepala OPD, dan masyarakat sekitar merupakan tindak lanjut instruksi pemerintah pusat terkait pengelolaan sampah dan pengendalian risiko banjir.

“DLH dan PUPR cek juga saluran-saluran, termasuk yang berpotensi banjir. Sekarang yang masih banjir daerah Gondang Kulon, Rejoso, dan Ngadiboyo,” tegas Bupati dalam arahannya.

Fokus kegiatan mencakup tiga poin utama, pertama adalah pembersihan sampah di bantaran sungai, normalisasi saluran air, serta identifikasi titik genangan yang berisiko saat intensitas hujan tinggi.

Momentum apel juga dimanfaatkan untuk menyepakati agenda kerja bakti massal skala kabupaten yang akan digelar pada “Rabu Pahing” pekan depan, menjelang bulan Ramadan.

“Seluruh elemen masyarakat dari tingkat RT, RW, dusun, desa, kelurahan, hingga kecamatan diwajibkan berpartisipasi. Instansi vertikal, sektor perbankan, dunia usaha, dan perusahaan di sepanjang Jalan A. Yani juga harus terlibat,” jelas Kang Marhaen, sapaan akrab Bupati.

Selain itu, satuan pendidikan mulai dari TK hingga perguruan tinggi juga diminta turut ambil bagian dalam aksi kolektif tersebut. Pendekatan ini dirancang berbasis kolaborasi lintas sektor, guna memastikan dampak yang sistemik dan berkelanjutan terhadap kebersihan lingkungan serta pengurangan potensi bencana hidrometeorologi.

“Secara resmi Pemda telah mengirimkan Surat Edaran terkait kewajiban kerja bakti mingguan (Kurve) bagi ASN dan Non-ASN di lingkungan Pemkab Nganjuk,” tambahnya.

Sebagai dukungan, diterapkan kebijakan pemilahan sampah organik dan non-organik di setiap unit kerja, serta pembatasan penggunaan plastik sekali pakai dalam kegiatan rapat dan acara resmi. Pegawai diimbau menggunakan tumbler atau botol minum pribadi sebagai bentuk pengurangan sampah dari sumbernya.

“Kita harus mulai dari diri sendiri dan lingkungan kerja kita sebelum mengajak masyarakat luas,” ujar Puguh Harnoto Kepala Dinas Pendidikan Pemda Nganjuk yang turut hadir.

Kegiatan apel ditutup dengan aksi bersih-bersih di sekitar Jembatan Kedung Pedet dan penanaman pohon di lahan kosong sebagai upaya konservasi tanah dan peningkatan daya serap air. Gerakan Indonesia ASRI di Kabupaten Nganjuk diharapkan menjadi praktik kolektif yang konsisten, terukur, dan berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan hidup masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.