kabarbaik.co – Banjir masih “menghantui” warga Gresik selatan. Sedikitnya puluhan desa yang tersebar di lima kecamatan hingga Senin (19/2/2024) pagi ini masih digenangi air bah.
Kelima kecamatan tersebut adalah, Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Menganti dan Driyorejo. Rata-rata ketinggian air mulai 10 centimer hingga 50 centimeter.
Sementara untuk area sawah dan tambak yang tergenang di lima Kecamatan tersebut hingga mencapai ratusan hektar.
Pantauan di lapangan, wilayah Kecamatan Balongpanggang, air mendatangi rumah warga desa Dapet, Karangsemanding, Wotansari, Sekarputih, Banjaragung dan Pucung.
Sedangkan untuk Kecamatan Benjeng: Sedapur Klagen, Lundo, Delik Sumber dan Kedungrukem. Wilayah Menganti terdiri dari, Desa Pranti, Bringkang dan Talun.
Selanjutnya, Kecamatan Driyorejo, banjir merendam Desa Sumput, Kesamben Wetan dan Cangkir. Sedangkan, wilayah Kecamatan Cerme, Desa Dungus dan Pandu.
Plt Kepala BPBD Kabupaten Gresik, Suyono, menjelaskan bila sampai dengan pagi masih aman-aman saja. “Antisipasi sudah kita siapkan baik kebutuhan logistik dan sebagainya,” kata mantan Kabag Humas Pemkab Gresik, kepada kabarbaik.co.
Saat ditanya soal berapa kerugian, mantan Camat Cerme itu mengatakan belum ditafsirkan. “Karena banjir luapan Kali Lamong biasanya hanya beberapa jam sudah surut,” tandasnya. “Belum yaa sabar,”tutupnya.








