Gubernur Khofifah Pantau Normalisasi Sungai di Pamekasan, Pastikan Daya Tampung Optimal

oleh -78 Dilihat
IMG 20250524 WA0027
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pengerukan sedimentasi berjalan lancar dan daya tampung sungai kembali optimal.

KabarBaik.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung proses normalisasi Sungai Jombang di Kabupaten Pamekasan pada Jumat (23/5). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pengerukan sedimentasi berjalan lancar dan daya tampung sungai kembali optimal. Proses normalisasi ini melibatkan penggunaan alat berat seperti excavator di sepanjang aliran sungai.

“Normalisasi ini penting untuk mengembalikan daya tampung air sungai. Ketika curah hujan tinggi, daerah pemukiman dan akses warga kerap terdampak banjir. Salah satunya adalah Desa Laden dan sebagian Jalan Raya Trunojoyo,” ujar Khofifah.

Proyek normalisasi yang dimulai sejak Kamis (22/5) ini mencakup Sungai Jombang di Jalan Trunojoyo, Kali Klampar di kawasan Jembatan Gurem, dan Kali Klowang di wilayah Gladak Anyar. Ketiga sungai tersebut merupakan anak dari Sungai Semajid.

Dalam proses ini, Pemprov Jawa Timur menyediakan dump truck dan excavator, sementara Pemkab Pamekasan juga menyuplai excavator. Khofifah menyebut bahwa jumlah alat berat akan ditambah saat memasuki musim kemarau agar pengerjaan lebih leluasa.

“Pemkab Pamekasan mengajukan 14 item pekerjaan, termasuk pengerukan, perbaikan pintu air, parapet, dan normalisasi avfoer. Semua ini dilakukan untuk memastikan aliran air lebih lancar dan mencegah banjir di masa depan,” jelasnya.

Khofifah menyoroti kondisi Sungai Jombang yang kini lebarnya menyempit menjadi hanya 5-10 meter dengan kedalaman sekitar 5 meter akibat sedimentasi. Padahal, lebar normal sungai seharusnya mencapai 20-30 meter.

“Pendangkalan badan sungai membuat daya tampung berkurang signifikan. Jika intensitas hujan tinggi, air meluap dan menyebabkan banjir. Solusi sementara adalah pengerukan, sementara solusi strategis jangka panjang seperti pembangunan waduk memerlukan anggaran besar dan lahan puluhan hektar,” tambah Khofifah.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga bertemu warga setempat, termasuk Dewi, 36 tahun, yang menyampaikan keluhannya. Dewi mengungkapkan bahwa banjir sering kali mencapai ketinggian hingga setinggi paha.

“Mohon bantuannya, Bu, agar banjir di wilayah kami segera teratasi,” pinta Dewi sambil menitikkan air mata.

Khofifah pun menenangkan dan memastikan pemerintah akan terus berupaya memberikan solusi terbaik.

Sebagai bentuk kepedulian, Gubernur Khofifah membagikan 40 paket sembako kepada warga sekitar, termasuk kepada Dewi. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir.

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur, Baju Trihaksoro, turut mendampingi Gubernur dalam kunjungan ini. Mereka berkomitmen untuk mempercepat pengerjaan normalisasi dan meningkatkan koordinasi antara pemerintah daerah dan provinsi.

Proses pengerukan ini diperkirakan memakan waktu sekitar dua setengah bulan. Khofifah berharap pengerjaan berjalan sesuai rencana agar risiko banjir dapat diminimalkan sebelum musim penghujan berikutnya tiba.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.