KabarBaik.co, Sumbawa Barat – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah meninjau harga dan ketersediaan bahan pangan di Pasar Tana Mira, Kabupaten Sumbawa Barat, Jumat (13/3).
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui perkembangan harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok seperti cabai, minyak goreng, beras, gula, hingga kacang-kacangan.
Usai peninjauan, Iqbal menyampaikan bahwa sebagian besar komoditas pokok yang berada dalam kewenangan pemerintah masih berada pada kondisi relatif stabil.
“Gula, minyak goreng, kemudian beras juga relatif harganya bahkan di bawah harga acuan. Sama dengan harga acuan atau di bawah harga acuan. Artinya dengan kemampuan pemerintah melalui Bulog untuk melakukan intervensi pasar itu, harga tetap terjaga,” ujar Iqbal.
Namun, untuk komoditas yang sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme pasar seperti cabai, fluktuasi harga masih sering terjadi. Menurutnya, kondisi tersebut juga dipengaruhi faktor cuaca yang tidak menentu.
Ia menjelaskan, sebagian petani saat ini masih menunda panen cabai sambil menunggu kondisi cuaca yang lebih stabil sehingga berdampak pada ketersediaan pasokan di pasar.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan program penguatan produksi cabai melalui keterlibatan sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di seluruh NTB.
Dengan jumlah lebih dari 200 sekolah, program tersebut diharapkan dapat menciptakan pusat-pusat produksi baru sekaligus menjadikan sekolah sebagai penggerak komoditas cabai di daerah.
Selain itu, pemerintah provinsi juga akan terus mendorong petani di setiap kabupaten dan kota untuk meningkatkan produksi hortikultura guna menjaga ketersediaan pangan serta stabilitas harga di pasar.(*)








