Guru PPPK di Jember Ditarik dari Sekolah Usai Paksa Siswa Lepas Baju

oleh -52 Dilihat
Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahjono. (Ist).

Foto : Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahjono. (Ist).

Buntut Paksa Siswa Lepas Baju, Guru SD di Jember Ditarik dari Sekolah

KabarBaik.co, Jember – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember mengambil langkah tegas terhadap oknum guru PPPK berinisial FT di SDN 02 Jelbuk. Tindakan ini diambil setelah FT kedapatan melakukan aksi berlebihan (over-reactive) dengan menelanjangi siswa akibat emosi kehilangan uang.

Kepala Dinas Pendidikan Jember Arief Tjahjono mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memanggil FT untuk klarifikasi.

Berdasarkan pemeriksaan awal, FT mengaku melakukan tindakan tersebut karena merasa frustrasi kehilangan uang secara berulang di lingkungan sekolah.

“Berdasarkan keterangan yang bersangkutan, ia kehilangan uang sebesar Rp 200.000 pada Senin (2/2). Menurutnya, itu bukan kejadian pertama,” ujar Arief saat dikonfirmasi, Rabu (11/2).

Arief menjelaskan bahwa puncak emosi FT terjadi pada Jumat (6/2), saat ia kehilangan uang senilai Rp 75.000. Kondisi kesehatan yang kurang stabil serta tekanan psikologis diduga menjadi pemicu FT bertindak di luar batas kewajaran sebagai pendidik.

“Saat kehilangan Rp 75.000 pada hari Jumat itu, ia bereaksi berlebihan. Diduga ada persoalan pribadi dan kondisi kesehatan yang kurang optimal, sehingga memicu tindakan tersebut,” tambahnya.

Kasus ini mencuat ke publik setelah video keributan antara wali murid dan pihak sekolah viral di media sosial. Para orang tua siswa menyatakan keberatan atas tindakan tidak manusiawi yang dilakukan sang guru terhadap anak didik.

Meski FT telah mengakui kesalahannya, Dispendik Jember tetap memberlakukan sanksi administratif sesuai dengan SOP yang berlaku. Sebagai langkah awal untuk menjaga kondusivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), FT kini telah ditarik dari tugas mengajar di sekolah tersebut.

“Kami tarik sementara sambil berkoordinasi dengan OPD terkait untuk proses pemindahan tugas. Prioritas kami adalah memastikan siswa dan wali murid dapat kembali menjalani KBM dengan tenang dan nyaman,” pungkas Arief. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.