KabarBaik.co – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait menegaskan komitmennya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri rapat Paripurna di DPRD Jember, Senin (23/6).
Gus Fawait mengatakan sangat berterima kasih atas masukan dari DPRD khusunya Fraksi terkait kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Pastinya saya terima kasih kepada teman-teman di Fraksi atas masukannya. Saya akui untuk PAD Jember masih belum optimal dan kerap tidak mencapai target,” ujar Gus Fawait.
Meski begitu, pihaknya menegaskan jika
hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk membebani masyarakat kecil melalui peningkatan pajak atau retribusi.
“Kalau di provinsi PAD itu selalu melampaui, sedangkan Jember tidak pernah melampaui. Itu menjadi PR kita bersama, tidak dalam konteks menyalahkan pemerintah sebelumnya tetapi menjadi PR kita semua,” jelasnya.
“Jadi kami menargetkan bahwa pada tahun 2026, capaian PAD harus meningkat dan tidak boleh lagi berada di bawah target,” imbuh Gus Fawait.
Dengan seretnya PAD hampir disetiap tahun itu, Gus Bupati menekankan perlunya kekompakan di lintas perangkat daerah.
“Karena bagaimanapun saya ini di pemerintahan yang baru utuhnya di tahun 2026 sampai 2030, sehingga hari ini tahun 2025 bersama DPRD Jember menyusun target dan bagaimana mencapai target tersebut,” terangnya.
Ia menilai, upaya peningkatakan tidak bisa hanya dipenuhi oleh satu OPD saja, tetapi harus dipenuhi oleh OPD yang lain,
“Jadi ayo kita bersama-sama berjalan bersama untuk mewujudkan itu. Karena ini butuh kerja kolektif dari banyak pihak, termasuk kawan-kawan di legislatif,” terangnya.
Gus Fawait menegaskan di tahun 2026 nanti tidak ada lagi rencana anggaran belanja dan pendapatan yang tidak sesuai target.
“Jadi harus sesuai target semua. Tapi kami tegaskan jika tujuanya peningkatan PAD jangan sampai berdampak kepada masyarakat rakyat kecil. Contoh menaikan retribusi pasar dan sebagainya. Jelas itu tidak boleh. Masih banyak potensi lainnya yang bisa kita optimalkan, tidak harus meningkatkan pajak untuk rakyat kecil,” tutup Gus Fawait. (*)







