Hapus Sekat Profesi Medis, Bupati Jember Buka Peluang Perawat Jadi Kepala Puskesmas

oleh -92 Dilihat
Bupati Jembet Muhammad Fawait hadiri peringatan HUT ke-52 PPNI di Pendopo Wahyawibawagraha. (Ist)
Bupati Jembet Muhammad Fawait hadiri peringatan HUT ke-52 PPNI di Pendopo Wahyawibawagraha. (Ist)

KabarBaik.co, Jember – Momentum peringatan HUT ke-52 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) sekaligus acara halal bihalal di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (11/4), menjadi babak baru bagi tenaga kesehatan di Jember.

Bupati Jember Muhammad Fawait, secara terbuka menyatakan komitmennya untuk menghapus sekat antarprofesi medis demi mengakselerasi kualitas layanan publik. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya sinergi kolektif tanpa adanya pengotak-ngotakan profesi.

“Pemkab Jember ingin merangkul semua elemen nakes, mulai dokter spesialis, dokter umum, bidan, hingga perawat. Kita ingin kerja kompak agar kesehatan di Jember jauh lebih baik ke depannya,” ujar Gus Fawait.

Satu kebijakan yang mencuri perhatian adalah langkah berani Bupati yang kini mengizinkan perawat menduduki jabatan struktural strategis. Untuk pertama kalinya dalam sejarah birokrasi Jember, posisi Kepala Puskesmas tidak lagi dipatok pada profesi tertentu, melainkan berbasis pada kompetensi dan prestasi kerja.

“Ini adalah era Jember Baru Jember Maju. Baru kali pertama dalam sejarah Jember, ada perawat yang diberi kesempatan menjadi Kepala Puskesmas. Kita berikan ruang seluas-luasnya untuk berkarier, asalkan kinerjanya bagus,” tegasnya.

Selain pembenahan internal, Gus Fawait mengajak PPNI untuk mengawal program prioritas pemerintah daerah, mulai dari Universal Health Coverage (UHC) Prioritas hongga Layanan Homecare Terintegrasi.

Tak hanya itu, Bupati muda juga mengatakan untuk mentransformasi Jember menjadi pusat wisata medis. Ia berharap Jember tidak hanya tersohor karena keindahan alam dan pariwisatanya, tetapi juga karena keunggulan fasilitas serta layanan medisnya yang bertaraf internasional.

“Mudah-mudahan Jember bisa mengembangkan wisata medis. Kita ingin semua sektor kesehatan, mulai dari ASN hingga tenaga sukwan, solid demi memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.