Hardiknas 2026, Bank Mandiri Perkuat Inklusi dan Literasi Keuangan Pelajar Lewat SimPel

oleh -225 Dilihat
IMG 20260503 WA0064
Literasi dan inklusi keuangan sejak dini merupakan fondasi penting untuk membentuk generasi yang adaptif dan berdaya saing. (Foto: Dani) 

KabarBaik.co, Jakarta – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Bank Mandiri menegaskan komitmennya dalam mendorong inklusi dan literasi keuangan di kalangan pelajar. Tak sekadar menghadirkan layanan perbankan, perseroan mengambil peran lebih luas sebagai penggerak pembentukan generasi yang siap menghadapi masa depan.

Melalui produk Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel), Bank Mandiri mengakselerasi akses keuangan bagi pelajar secara terintegrasi. Rekening pertama bagi pelajar diposisikan sebagai titik awal untuk membangun kebiasaan menabung, membentuk karakter, sekaligus menumbuhkan kesadaran finansial jangka panjang.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan sinergi membangun negeri. Menurutnya, Tabungan SimPel tidak berdiri sendiri, tetapi terhubung dengan program literasi keuangan aplikatif, kemitraan dengan sekolah di berbagai daerah, serta pendekatan berbasis riset.

“Literasi dan inklusi keuangan sejak dini merupakan fondasi penting untuk membentuk generasi yang adaptif dan berdaya saing. Melalui SimPel, kami tidak hanya memperluas akses layanan keuangan, tetapi juga menanamkan pola pikir finansial yang berkelanjutan,” ujar Adhika dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5).

Hingga Desember 2025, jumlah rekening SimPel Bank Mandiri tercatat mencapai 928 ribu rekening atau tumbuh 19,6 persen secara tahunan (year on year/YoY). Dalam periode 2021–2025, pertumbuhan rata-rata mencapai 117 ribu rekening per tahun dengan laju 19,3 persen.

Tren tersebut berlanjut pada 2026. Per Maret, jumlah rekening meningkat menjadi 966 ribu atau naik sekitar 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Total saldo tercatat mencapai Rp 354 miliar, dengan rata-rata saldo Rp 366 ribu per rekening. Angka ini mencerminkan meningkatnya kesadaran menabung di kalangan pelajar.

Dari sisi demografi, mayoritas nasabah SimPel berasal dari jenjang sekolah menengah atas (SMA) dengan porsi 64 persen. Sementara secara wilayah, Jawa Timur menjadi kontributor terbesar, menunjukkan luasnya jangkauan program di berbagai daerah.

Adhika menegaskan, akses keuangan harus berjalan beriringan dengan literasi. “Kami percaya literasi keuangan harus hadir bersamaan dengan akses nyata. Melalui SimPel, kami tidak hanya membuka rekening, tetapi juga membangun orientasi masa depan generasi muda,” katanya.

Sebagai mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri juga aktif menjalankan program literasi keuangan. Sepanjang 2025, edukasi digelar di Universitas Musamus, Merauke, dan Universitas Negeri Gorontalo, menjangkau lebih dari 1.000 mahasiswa.

Memasuki 2026, program “Mandiri Mengajar” diperluas dengan menjangkau hampir 10 ribu peserta lintas jenjang pendidikan. Program ini mencatat peningkatan pemahaman peserta hingga 47 persen, menegaskan efektivitas pendekatan edukasi yang terukur.

Di sisi lain, dukungan terhadap sektor pendidikan juga diwujudkan melalui perbaikan infrastruktur. Bank Mandiri telah merenovasi 27 sekolah di berbagai wilayah Indonesia, mencakup perbaikan fasilitas dasar hingga sarana belajar. Perseroan juga menghadirkan Pojok Baca di sekolah-sekolah tersebut guna mendorong budaya literasi sejak dini.

Komitmen terhadap akses pendidikan turut diperkuat melalui penyaluran 267 beasiswa bagi mahasiswa serta distribusi perlengkapan sekolah. Dalam periode Desember 2025 hingga Maret 2026, lebih dari 26 ribu paket tas sekolah telah disalurkan, termasuk bagi wilayah terdampak bencana.

Bertepatan dengan Hardiknas 2026, Bank Mandiri kembali menargetkan distribusi lebih dari 2.800 paket tas sekolah di 12 region sebagai bagian dari upaya mendukung kesiapan belajar siswa. Seluruh inisiatif tersebut dirancang sebagai ekosistem yang saling terintegrasi, menggabungkan produk keuangan, edukasi, dan kolaborasi dalam satu kerangka berkelanjutan.

“Bagi kami, setiap rekening pertama adalah awal dari perjalanan besar menuju masa depan yang lebih mandiri dan terarah,” ujar Adhika. Melalui langkah ini, Bank Mandiri menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun fondasi generasi masa depan yang inklusif dan berdaya saing. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.