Hari Juang Polri 2026, Kapolda NTB: Semangat Muhammad Jasin Harus Terus Hidup

oleh -136 Dilihat
IMG 20260821 WA0036
Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja. (Foto: Arief Rahman)

KabarBaik.co, Mataram – Semangat perjuangan Inspektur Polisi Kelas I Muhammad Jasin menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Juang Polri 2026 di Polda NTB, Jumat (21/8). Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja mengatakan, perjuangan Muhammad Jasin dan anggota Polisi Istimewa Surabaya setelah Proklamasi Kemerdekaan harus terus menjadi inspirasi bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas.

“Hari Juang Polri menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu Polri. Semangat yang ditunjukkan Muhammad Jasin dan para anggota Polisi Istimewa Surabaya harus terus hidup dalam pengabdian setiap anggota Polri,” kata Kalingga saat memimpin upacara Hari Juang Polri di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Jumat.

Muhammad Jasin merupakan sosok yang memimpin apel Polisi Istimewa Surabaya pada 21 Agustus 1945. Dalam apel tersebut, ia membacakan Proklamasi Polisi yang kemudian diikuti seluruh anggota. Setelah pembacaan proklamasi, pasukan diperintahkan melaksanakan pawai siaga sebagai bentuk kesiapan menghadapi berbagai ancaman terhadap kemerdekaan yang baru diproklamasikan.

Perjuangan tersebut kemudian berlanjut dengan berbagai aksi kepolisian dalam mempertahankan kemerdekaan. Polisi terlibat dalam pelucutan senjata dari gudang Jepang, membagikan senjata kepada badan-badan perjuangan serta mengirim personel ke berbagai daerah untuk membantu perjuangan.

Kalingga mengatakan, nilai keberanian, integritas dan loyalitas yang ditunjukkan para pendahulu harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian saat ini. “Hari Juang Polri bukan hanya untuk mengenang sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua agar terus menjaga semangat pengabdian, keberanian, integritas, dan loyalitas kepada negara serta masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, semangat perjuangan tersebut tidak boleh berhenti dalam seremoni peringatan. Nilai-nilai itu harus diwujudkan melalui pelayanan kepolisian yang profesional dan humanis. “Mari kita lanjutkan perjuangan para pendahulu melalui tugas kita hari ini. Hadir untuk masyarakat, menjaga keamanan, memberikan pelayanan terbaik, serta mempertahankan kepercayaan publik. Itulah cara kita menghormati perjuangan mereka,” katanya.

Peringatan di Polda NTB tahun ini menjadi momentum untuk kembali mengingat sejarah perjuangan kepolisian sekaligus memperkuat komitmen anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.