Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Belum Temukan Warga Bojonegoro yang Tenggelam

oleh -25 Dilihat
WhatsApp Image 2024 08 08 at 14.11.03
Tim SAR melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo Bojonegoro, Kamis (8/8). (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Sebanyak 60 personel diterjunkan untuk mencari Alvian Ari Pradana (19) yang dikabarkan tenggelam saat berenang di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Kelurahan Banjarjo, Kecamatan Kota Bojonegoro. Kegiatan ini merupakan hari kedua pencarian setelah sehari sebelumnya tak membuahkan hasil.

Laela Noer Aeny, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mengatakan, di hari kedua pencarian korban yang diduga tenggelam, pihaknya menerjunkan sebanyak 66 personel gabungan. Mulai dari BPBD Bojonegoro, tim SAR, hingga relawan.

“Hari ini kita menerjunkan 66 personel untuk menyisir Sungai Bengawan Solo yang berada di Kelurahan Banjarjo, Kecamatan Kota Bojonegoro. Semoga di hari kedua ini usaha tim membuahkan hasil,” ujar Aeny, Kamis (8/8).

Menurut Aeny, tim SAR melakukan penyisiran sepanjang 500 meter dari titik tenggelamnya korban. “Pencarian dengan cara manual,” tutur Aeny.

Aeny menyatakan, jika di hari kedua ini belum juga ditemukan, maka tim SAR gabungan bertekad untuk melanjutkan di hari ketiga. Namun, jika dalam pencarian hingga hari ketujuh juga belum ditemukan, maka sesuai standart oprasional prosedur (SOP) tim akan berhenti mencari.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi kejadian, Alvian berenang bersama temannya, Romi (18). Mereka hendak menyebrang ke Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro dengan cara berenang. Namun, saat sampai di tengah bengawan, korban kehabisan nafas dan tenggelam. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.