KabarBaik.co, Sidoarjo – Lapas Klas I Surabaya memfasilitasi pernikahan anak salah satu warga binaan kasus terorisme (napiter) berinisial ZJ. Akad nikah berlangsung di Masjid Nurul Fuad Lapas Kelas I Surabaya, Jumat (6/2).
Fasilitasi ini merupakan pemenuhan hak sosial warga binaan sekaligus bagian dari pembinaan kepribadian dan penguatan hubungan keluarga sebagai bekal reintegrasi sosial.
Prosesi pernikahan dihadiri Tim KUA Kecamatan Porong, perwakilan Densus, petugas lapas, serta keluarga kedua mempelai, dan berlangsung tertib dengan pengamanan sesuai prosedur.
Suasana haru mewarnai akad nikah. Mempelai wanita tampak meneteskan air mata saat dinikahkan langsung oleh sang ayah yang bertindak sebagai wali, meski harus menjalani peran tersebut dari dalam lapas.
Kalapas Surabaya Sohibur Rachman menegaskan keluarga memiliki peran penting dalam mendorong perubahan sikap warga binaan melalui pendekatan pembinaan yang humanis.
“Keluarga adalah fondasi utama perubahan. Fasilitasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk mengikuti pembinaan dengan lebih baik,” ujar Kalapas.
Ia menambahkan ZJ menunjukkan perkembangan positif selama pembinaan dan dalam waktu dekat dijadwalkan melaksanakan Ikrar Setia kepada NKRI sebagai bagian dari program deradikalisasi.
“Ini menjadi indikator komitmen untuk kembali setia kepada negara dan siap kembali ke masyarakat saat bebas nanti,” pungkasnya. (*)






