KabarBaik.co, India – Timnas voli putra Indonesia semakin dekat dengan partai final AVC Men’s Cup 2026. Sempat kehilangan set pertama, skuad Merah Putih kini berbalik unggul 2-1 atas tuan rumah India setelah merebut set ketiga dengan skor 25-20, Sabtu (27/6) malam WIB.
Indonesia mengawali pertandingan dengan kurang meyakinkan. Pada set pertama, India tampil dominan lewat organisasi blok yang sangat rapat dan serangan yang efektif. Bermain di depan pendukung sendiri, tuan rumah menekan sejak awal hingga menutup set pembuka dengan kemenangan 25-17.
Namun, anak asuh Reidel Toiran tidak kehilangan semangat. Memasuki set kedua, permainan Indonesia berubah drastis. Receive mulai membaik sehingga distribusi serangan menjadi lebih variatif. Pertandingan berlangsung ketat hingga poin-poin kritis, tetapi Indonesia mampu menjaga ketenangan dan akhirnya mencuri kemenangan dramatis 26-24 untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Momentum itu berlanjut pada set ketiga. Indonesia tampil semakin percaya diri dan berhasil membalikkan dominasi India. Blok-blok kokoh yang sebelumnya menjadi senjata tuan rumah kini justru menjadi milik Merah Putih. Tembok pertahanan Indonesia berkali-kali mematahkan serangan India sehingga membuat para pemain tuan rumah frustrasi.
Selain pertahanan yang semakin solid, quick attack yang diperagakan middle blocker Hendra Kurniawan mulai berjalan sangat efektif. Serangan-serangan cepat dari lini tengah beberapa kali menghasilkan poin penting sekaligus membuat blok India kesulitan mengantisipasi variasi permainan Indonesia.
Di sektor sayap, Boy Arnez dan Fauzan Nibras tampil luar biasa. Keduanya konsisten menyumbang angka melalui spike-spike tajam yang berkali-kali menembus pertahanan India. Kombinasi serangan dari kedua outside hitter tersebut membuat tekanan Indonesia terus meningkat sepanjang set ketiga.
Kejelian pelatih Reidel Toiran dalam melakukan rotasi pemain juga menjadi salah satu faktor penting kebangkitan Indonesia. Pergantian yang dilakukan mampu menjaga ritme permainan tetap tinggi sekaligus memberi energi baru ketika pertandingan memasuki fase-fase krusial.
Sebaliknya, India mulai terlihat terlalu bergantung pada outside hitter andalannya, Chirag Yadav. Meski tetap menjadi ancaman utama, variasi serangan tuan rumah tidak lagi seefektif pada set pertama karena Indonesia mampu membaca pola distribusi bola dan memperkuat pertahanan di depan net.
Indonesia akhirnya mengamankan set ketiga dengan skor 25-20. Kemenangan tersebut membawa Merah Putih berbalik unggul 2-1 dan hanya membutuhkan satu set lagi untuk memastikan tiket menuju final AVC Men’s Cup 2026.
Kini, momentum sepenuhnya berada di kubu Indonesia. Jika mampu mempertahankan disiplin blok, efektivitas quick attack, dan ketajaman serangan Boy Arnez serta Fauzan Nibras, sejarah baru dengan lolos ke partai final untuk kali pertama tinggal selangkah lagi. Ayo, Indonesia! (*)






