Hasil Semifinal BWF World Cup 2026: Kalah dari China, Wakil Indonesia Amri/Nita Nyaris Bikin Kejutan

oleh -317 Dilihat
GANDA CAMPURAN
Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah saat melawan sesama wakil Merah Putih melawan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu pada babak kedua All England 2026 di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Kamis (5/3/2026). Amri/Nita menang dengan skor 22-20, 21-18. ANTARA/HO-PBSI

KabarBaik.co, India – Asa Indonesia untuk menempatkan wakilnya di partai final BWF World Championships 2026 akhirnya kandas. Ganda campuran non-unggulan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah nyaris menciptakan kejutan besar setelah merebut gim pertama dari pasangan nomor satu dunia asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.

Bermain di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, Sabtu (22/8) siang WIB, Amri/Nita sempat membuat publik Indonesia bergemuruh setelah menundukkan Feng/Huang 22-20 pada gim pertama. Namun, pasangan China tersebut bangkit dan akhirnya mengamankan tiket ke final setelah memenangi dua gim berikutnya dengan skor 21-12, 22-20.

Kekalahan tersebut sekaligus memastikan tidak ada lagi wakil Indonesia yang tersisa di BWF World Championships 2026.

Sejak gim pertama, pertandingan berlangsung sengit. Amri/Nita yang berstatus non-unggulan tampil tanpa beban dan mampu mengimbangi permainan cepat Feng/Huang.

Indonesia bahkan sempat memimpin 5-3. Namun, Feng/Huang perlahan membalikkan keadaan dan unggul 10-11. Kejar-kejaran angka terus terjadi. Permainan cepat, adu net, drop shot, hingga smash keras membuat pertandingan berjalan dalam tempo tinggi.

Feng/Huang kemudian mampu menjaga keunggulan hingga 15-18. Saat pasangan China hanya membutuhkan satu angka untuk merebut gim pertama, Amri/Nita justru menunjukkan mental luar biasa.

Feng/Huang mencapai game point 18-20. Namun, Amri/Nita tidak menyerah. Dua angka beruntun membuat kedudukan menjadi 20-20 dan memaksa terjadinya deuce.

Momentum kemudian sepenuhnya menjadi milik pasangan Indonesia. Amri/Nita berhasil mencetak dua angka berikutnya dan menutup gim pertama dengan kemenangan dramatis 22-20.

Teriakan “Indonesia! Indonesia!” pun beberapa kali menggema di dalam arena. Namun, Feng/Huang tidak membiarkan kejutan itu berlanjut.

Pada gim kedua, Amri/Nita kembali mengawali pertandingan dengan baik. Mereka sempat unggul 3-2 dan 8-6. Tetapi pasangan China kembali mampu menyamakan kedudukan dan berbalik unggul 10-11 saat interval.

Selepas interval, Feng/Huang mulai menemukan kendali permainan. Mereka memperlebar keunggulan menjadi 11-14 dan kemudian 11-17. Amri/Nita kesulitan keluar dari tekanan. Feng/Huang akhirnya mencapai game point 12-20 dan menutup gim kedua 14-21.

Pertandingan pun harus ditentukan melalui rubber game. Pada gim penentuan, tensi pertandingan semakin tinggi. Amri/Nita sempat tertinggal 2-4, tetapi mampu mengejar dan menyamakan kedudukan 4-4.

Kedua pasangan kemudian terlibat dalam duel ketat. Feng/Huang sempat unggul 7-9 dan memasuki interval dengan keunggulan tipis 10-11.

Namun, Amri/Nita kembali menunjukkan perlawanan. Mereka bahkan berhasil membalikkan keadaan menjadi 12-11. Setelah itu, pertandingan berubah menjadi duel mental. Skor kembali imbang 13-13, 14-14, 16-16, hingga 17-17.

Ketika pertandingan memasuki fase paling menentukan, Feng/Huang mampu mencuri dua angka penting untuk unggul 17-19.

Amri/Nita berusaha mengejar, tetapi pasangan China lebih tenang dalam menyelesaikan poin-poin krusial. Feng/Huang akhirnya mendapatkan match point 18-20. Namun, laga juga belum berakhir. Amri/Nita berhasil memaksa laga deuce 20-20, sebelum akhirnya Feng/Huang menutup game akhir dengan 20-22.

Kekalahan ini terasa pahit bagi Merah Putih. Amri/Nita sempat berada di ambang kejutan besar dengan mengalahkan pasangan unggulan pertama pada gim pembuka. Sayang, akhirnya harus mengakui keunggulan Feng/Huang setelah bertarung hingga rubber game dengan waktu lebih dari 1,5 jam.

Dengan hasil tersebut, Amri/Nita gagal melaju ke final BWF World Championships 2026, meski tetap meraih medali perunggu. Perjalanannya sebagai pasangan non-unggulan pun berakhir di semifinal. Tetapi penampilan impresif tersebut tetap menjadi bagian kejutan terbesar Indonesia di turnamen tahun ini, sebagai satu-satunya wakil Garuda yang sukses hingga ke babak empat besar.

Kegagalan Amri/Nita juga memastikan Indonesia tidak memiliki wakil di partai final kejuaraan dunia tersebut. Di turnamen ini, Indonesia mengirimkan sebanyak 16 wakil dari berbagai nomor. Namun, yang sukses melangkah hingga ke perempat final hanya lima wakil. Dan, yang tembus ke semifinal satu-satunya hanya dari ganda campuran Amri/Nita tersebut.

Hasil ini juga memperpanjang paceklik gelar Indonesia di turnamen Kejuaraan Dunia BWF. Juara terakhir diraih pada 2019 silam, melalui ganda putra Hendra/Ahsan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.