KabarBaik.co – Warga Desa Panyaksagan, Klampis, Bangkalan dikagetkan fenomena munculnya cairan berwarna gelap yang diduga minyak mentah dari sebuah sumur bor milik warga. BPBD Bangkalan segera mengambil langkah cepat melakukan penanganan dan penelitian lebih lanjut.
Kalaksa BPBD Bangkalan M. Zainul Qomar menjelaskan bahwa kejadian ini bermula saat seorang warga melakukan pengeboran sumur di halaman rumahnya untuk mencari sumber air bersih.
“Awalnya mereka ngebor untuk mencari titik sumber air,” ujar Zainul saat memberikan keterangan di Bangkalan, Kamis (8/1).
Pengeboran tersebut rencananya akan dilakukan hingga kedalaman 120-125 meter. Namun, memasuki hari ke-11 pengerjaan, tepatnya pada kedalaman 105 meter, lubang bor justru mengeluarkan cairan gelap dengan aroma gas yang kuat.
“Target awal sampai kedalaman 120 atau 125 meter, tapi kemarin sore di kedalaman 105 meter sudah keluar cairan yang berbau gas,” ungkap Zainul.
Menyadari kejanggalan tersebut, pemilik rumah segera menghentikan aktivitas pengeboran.
Fenomena ini pun mendadak viral dan menarik perhatian masyarakat sekitar. Pihak Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) langsung meninjau lokasi untuk memastikan keamanan di area tersebut. Berdasarkan pengamatan di lapangan, cairan berwarna gelap tersebut memiliki bau menyengat dan bersifat mudah terbakar.
“Tadi dicoba oleh warga dan menyala saat disulut api,” imbuh Zainul.
Guna memastikan kandungan pasti dari cairan tersebut, BPBD Bangkalan telah mengambil sampel untuk diuji di laboratorium. Zainul menegaskan bahwa pihaknya tengah menjalin komunikasi intensif dengan Pemprov Jatim.
“Kami sudah koordinasi supaya nanti bisa dicek dan dilaporkan ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur,” tegasnya.
Saat ini, warga diimbau untuk tidak menyalakan api di sekitar lokasi sumur guna menghindari potensi ledakan atau kebakaran, sembari menunggu hasil kajian teknis dari tim ahli ESDM Jatim. (*)






