Hore, Petani di Kota Batu Mendapat Tambahan Pupuk Subsidi

Reporter: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal
oleh -131 Dilihat
Pertanian bawang putih di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (Foto: Ist/P. Priyono)

KabarBaik.co – Pemkot Kota Batu menambah pupuk subsidi untuk menunjang pertumbuhan pertanian di daerah tersebut. Pupuk subsidi urea di tiga kecamatan yang sebelumnya 244 ton, kini bertambah menjadi 418 ton.

Kepala Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu Puspa Permanasari menyatakan, langkah yang dilakukan pemkot sebagai upaya memaksimalkan serapan pupuk subsidi. “Pupuk subsidi urea di tiga kecamatan kini jumlahnya menjadi 418 ton, sedangkan NPK yang semula 246 ton menjadi 526 ton,” kata Puspa, Minggu (23/6).

Baca juga:  Jadi Polemik, Pembentukan KSM Pengolahan Sampah Pedagang di Pasar Induk Among Tani

Puspa menyebut tambahan subsidi pupuk tersebut masih dibawah (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKKT). Karena alokasinya bertambah, maka hitungan serapan yang sebelumnya sudah 33 persen jadi 18 persen.

Menurut Puspa, tambahan ini dipengaruhi beberapa factor. Salah satunya karena jumlah komoditas sasaran subsidi yang ditanam. Saat ini alokasi pupuk subsidi masih didominasi Kecamatan Junrejo, sementara yang paling sedikit mendapatkan alokasi adalah Kecamatan Bumiaji.

“Turunnya tambahan ini memang baru Mei kemarin. Jadi harus kejar lagi di semester kedua. Nanti sampai akhir tahun masa tanam kedua dan tiga,” jelas Puspa.

Baca juga:  Polres Batu Tingkatkan Sinergitas dengan Warga Melalui Program Door to Door

Puspa menyebut alokasi pupuk tersebut tidak ada ketimpangan di masing-masing kecamatan. Hal itu sesuai dengan kebutuhan petani dari binaan dinas melalui kelompok tani.

“Persyaratan penebusan pupuk subsidi saat ini tidak sulit. Mengajukan menggunakan KTP dan jika diwakilkan menyertakan kartu keluarga KK dan diambil oleh anggota keluarga. Sementara jika diwakili bukan keluarga, bisa melalui kelompok tani secara kolektif,” urainya.

Baca juga:  Geliat Ekonomi Masa Libur Lebaran 2024 di Kota Batu Tembus Rp 200 Miliar

Saat ini 85 persen pertanian subsidi didominasi hortikultura. Menurut Peraturan Menteri Pertanian Nomor 1 Tahun 2024 tentang pupuk subsidi, terdapat 9 komoditas tanaman pangan yang mendapat jatah subsidi.

Namun, hanya bawang dan cabai yang mayoritas ditanam di sejumlah lahan hortikultura di Kota Batu, sehingga tak semua pertanian mendapatkan subsidi pupuk. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.