KabarBaik.co, Blitar – Berawal dari usaha sederhana, Sifa Amelina Nurul Aini perlahan membangun Houdey Coffee and Tea di Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Usaha tersebut dia rintis bersama rekannya yang berasal dari Malang.
Sifa sebelumnya sempat menekuni usaha minuman jus sejak 2021. Namun, kegiatan usahanya sempat terhenti karena dia harus fokus menyelesaikan studi di Universitas Brawijaya jurusan Agribisnis Perikanan,
Setelah lulus dan kembali ke Blitar, dara berusia 27 tahun itu melihat kondisi pasar sudah berbeda. Lapak-lapak yang ada sebagian besar telah dipenuhi penjual jus dengan produk serupa.
Melihat situasi itu, Sifa memilih tidak kembali menjual jus. Dia justru mencoba peluang lain dengan beralih ke produk es kopi yang saat itu masih jarang dijumpai di lapak-lapak titip jual.
“Waktu kembali, hampir semua lapak sudah ada jus. Akhirnya saya coba es kopi,” ujarnya, Minggu (1/2).
Dengan sistem titip jual dan keterbatasan modal, Houdey Coffee and Tea mulai dijalankan kembali sejak akhir 2024. Perlahan, produk es kopi dan teh racikannya mulai dikenal dan diterima pasar.
Upaya tersebut terus dijalani secara bertahap sambil menyesuaikan dengan kondisi lapangan.
Selain menjalankan usaha, Sifa juga aktif tergabung dalam komunitas Cahpreneur Kota Blitar. Melalui pengalamannya, dia ingin berbagi pesan kepada generasi muda agar tidak ragu mencoba terjun ke dunia usaha, meskipun dimulai dari skala kecil.
“Jangan takut gagal, karena dari mencoba kita tahu peluang,” pesannya.
Kini, usaha Sifa bersama rekannya terus berkembang. Houdey Coffee and Tea menjadi alternatif baru minuman untuk kalangan muda di Kota Blitar.(*)






